- Selalu merasa kenyang
Kehilangan nafsu makan karena selalu merasa kenyang juga bisa menjadi gejala kanker perut.
Bahkan porsi makan bisa langsung menurun jauh, hanya 20 persen dari kebiasaan makan sehari-hari karena sudah merasa kenyang.
- Merasa maag kambuh
Naiknya asam lambung hingga terasa membakar bagian dada atas dan tenggorokan biasa dirasakan oleh seseorang yang sering mengalami maag.
Baca Juga: Alasan Mengapa Kita Harus Dapatkan Waktu Tidur Yang Cukup
Namun, ada baiknya untuk segera memeriksakan diri ke dokter jika gejala-gejala maag terjadi dalam waktu yang lama dan susah sembuh dengan konsumsi obat biasa.
- Merasa mual dan muntah
Penyebab mual dan muntah saat makan atau minum karena keduanya tak bisa mencapai bagian pertama dari usus.
Akibatnya, makanan atau minuman yang kita konsumsi terasa akan kembali lagi lewat muntahan dan rasa mual.
Baca Juga: Flashback Masa Muda, Panji Pragiwaksono Mengaku Alami Sleep Apnea, Apa Itu?
- Pendarahan, baik pendarahan di tinja atau muntah darah
Gejala lainnya adalah pendarahan dengan tinja berwarna gelap atau darah dalam muntahan sehingga dapat menyebabkan anemia.
Biasanya, dua gejala tersebut saat kanker perut sudah berada di stadium lanjut.
Pencegahan kanker perut atau kanker lambung
Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk membantu pencegahan dari penyakit kanker perut ini, yaitu:
- Berhenti merokok
- Terapkan pola makan sehat
- Mengurangi makanan asin dan makanan olahan
- Menjaga berat badan
Olahraga rutin
Segera periksa ke dokter jika merasa ada gangguan kesehatan yang tak biasa, terlebih saat sudah berlangsung dalam rentang waktu yang cukup lama.***