Kemudian keputusan yang datang dalam diri sendiri biasanya lebih jelas dan muncul dari keinginan untuk memperbaiki situasi internal.
- Pikirkan Konskuensi
Tanyakan pada diri Anda, "Siapa lagi dalam hidup saya yang akan terpengaruh oleh keputusan saya? Apakah akan memengaruhi pasangan saya, anak-anak saya, keluarga besar saya, teman-teman saya, rekan kerja saya?" Kemudian tentukan apakah dampaknya akan positif atau negatif.
Jika dampaknya tidak diinginkan, maka tentukan apakah Anda ingin menempatkan orang-orang yang terkena dampak melalui konsekuensi keputusan tersebut
Penting untuk membahas dampak keputusan potensial terhadap orang-orang yang terlibat karena hal ini dapat memberikan kejelasan lebih lanjut tentang jalan yang perlu Anda ambil.
- Tuliskan Dalam Jurnal
Saat mempertimbangkan berbagai pilihan yang harus dihadapi, bayangkan bagaimana perasaan anda dengan setiap pilihan yang tersedia.
Tuliskan jurnal tentang perasaan anda pada setiap pilihan keputusan yang dibuat.
Perasaan tidak berbohong dan akan membantu membimbing anda untuk membuat keputusan yang tepat bagi saat ini.
Baca Juga: 4 Kegiatan Sederhana Yang Bisa Tingkatkan Level IQ
- Pikirkan Risiko Terburuk
Bayangkan skenario terburuk yang mungkin muncul dari keputusan apa pun yang telah dibuat.
Maka dengan mempertimbangkan hal ini, anda dapat menghilangkan kecemasan dalam membuat pilihan jika skenario terburuk dari pilihan tersebut adalah sesuatu yang dapat diterima jika itu terjadi.
Terkadang kita harus memilih yang terbaik dari berbagai pilihan yang buruk.
- Mantapkan Pilihan
Setelah membuat pilihan, laksanakan hal tersebut dan jangan menoleh ke belakang.
Maka dengan menoleh ke belakang, anda meniadakan semua langkah sebelumnya yang telah diambil untuk mengambil keputusan dan dapat merusak kompas internal dalam diri sendiri yang telah menuntun ke arah sana.
Hidup adalah pilihan, setiap pilihan yang anda buat pasti akan bermakna, jangan pernah ragu.***