KLIK SAJA - Bagi sobat Klik Saja mungkin jika memperhatikan cuaca akhir-akhir tak menentu, terkadang pada siang hari cuaca sangat terik, namun pada sore harinya tiba-tiba datang hujan deras.
Anomali ini sering berulang tak menentu setiap minggunya, hingga kadang kita tak jelas menentukan apakah sekarang sedang memasuki musim kemarau atau musim penghujan.
Kondisi cuaca yang tak menentu ini sering kita sebut dengan musim pancaroba.
Musim pancaroba adalah periode peralihan antara musim hujan dan musim kemarau, atau sebaliknya.
Musim ini biasanya terjadi dua kali dalam setahun, yaitu ketika matahari melintasi garis khatulistiwa.
Baca Juga: Anak Gym Wajib Tahu 3 Cemilan Sehat di Indomaret ini!
Di Indonesia, musim pancaroba biasanya terjadi pada bulan Maret hingga Mei dan September hingga November.
Namun, musim ini bisa terjadi secara tidak menentu karena embusan angin yang terus berubah.
Beberapa ciri-ciri musim pancaroba adalah: Cuaca tidak menentu, Hujan yang tak terduga, Suhu udara yang bervariasi, Perubahan pola angin.
Musim pancaroba dapat berdampak pada berbagai sektor kehidupan, seperti pertanian dan kesehatan.
Pada artikel ini kita membahas tentang dampak musim pancaroba pada kesehatan kita.
Kondisi cuaca yang tak menentu seperti hujan tiba-tiba, suhu udara yang kerap berubah secara drastis.
Pada beberapa daerah di Jawa, terkadang terjadi fenomena alam yang disebut “mbediding”, yaitu suhu udara yang sangat dingin pada pagi hari, namun di siang harinya bisa sangat terik.