Mengenal Tradisi Angpao Saat Tahun Baru Imlek, Bukan Sekedar Amplop Merah Berisi Uang

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Jumat, 6 Februari 2026 | 22:42 WIB
ilustrasi pemberian Angpao (sahabat pegadaian)
ilustrasi pemberian Angpao (sahabat pegadaian)

KLIK SAJA – Sebuah amplop merah berisi uang dan dibagikan kepada pihak yang muda adalah momen yang selalu dinanti saat Tahun Baru Imlek

Setiap perayaan Tahun Baru Imlek, salah satu tradisi yang paling dinantikan adalah pemberian angpao.

Amplop merah berisi uang ini bukan sekadar hadiah, melainkan simbol keberuntungan, doa, dan berkah bagi penerimanya.

Di balik tradisi yang terus lestari hingga kini, angpao memiliki sejarah panjang yang berakar kuat dalam budaya Tiongkok kuno.

Salah satu kisah paling populer tentang asal-usul angpao berasal dari legenda makhluk jahat bernama Sui.

Menurut cerita turun-temurun, Sui akan muncul pada malam Tahun Baru Imlek untuk menakuti anak-anak yang sedang tidur.

Ia dipercaya menyentuh kepala anak-anak hingga membuat mereka jatuh sakit atau bahkan kehilangan kesadaran.

Untuk melindungi anak-anak mereka, para orang tua kemudian membungkus koin dengan kertas merah dan meletakkannya di bawah bantal.

Baca Juga: Berikut Daftar Pantangan Saat Perayaan Imlek, Diyakini Pertanda Buruk Jika Dilakukan

Cahaya dari koin tersebut diyakini mampu mengusir Sui dan memberikan perlindungan.

Dari sinilah tradisi memberi uang dalam amplop merah bermula dan kemudian menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Imlek.

Dalam budaya Tionghoa, warna merah melambangkan keberuntungan, kebahagiaan, dan perlindungan dari energi negatif.

Tak heran jika amplop angpao selalu berwarna merah, sebagai simbol harapan baik bagi penerimanya di tahun yang baru.

Sementara itu, uang di dalam angpao melambangkan rezeki, kesejahteraan, dan kelimpahan. Memberikan angpao bukan semata soal nilai uang, melainkan menyertakan doa agar penerima diberi kesehatan, keberhasilan, dan kehidupan yang lebih baik.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

X