Cek Langit Bulan Juni 2025 di Malam Hari! Bakalan Ada Hujan Meteor dan Strawberry Moon, Simak Tanggalnya!

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Senin, 9 Juni 2025 | 15:00 WIB
fenomena strawberry moon (shutterstock)
fenomena strawberry moon (shutterstock)

KLIK SAJA - Bulan Juni 2025 akan menjadi waktu yang spesial bagi para pecinta astronomi.

Langit malam di bulan ini akan dihiasi berbagai fenomena langit yang menakjubkan, mulai dari hujan meteor, purnama indah, hingga konjungsi planet.

Beberapa di antaranya bisa disaksikan langsung dengan mata telanjang, tanpa perlu alat bantu canggih.

Namun, untuk hasil pengamatan terbaik, disarankan mencari lokasi yang jauh dari polusi cahaya dan pastikan cuaca cerah.

Berikut ini daftar fenomena langit yang bisa kamu saksikan sepanjang Juni 2025. Yuk datat tanggalnya sobat Klik Saja.

  1. Hujan Meteor Arietids – 7 Juni

Fenomena langit diawali dengan hujan meteor Arietids, yang mencapai puncaknya pada 7 Juni.

Meski puncaknya terjadi di siang hari, meteor ini sudah bisa diamati sebelum matahari terbit, saat langit masih gelap.

Hujan meteor ini berasal dari rasi Aries, yang muncul di langit timur menjelang fajar. Arietids aktif dari 29 Mei hingga 7 Juni, jadi kamu masih punya peluang untuk melihat beberapa meteor melesat di langit subuh.

  1. Strawberry Moon – 11 Juni

Pada malam 11 Juni, langit akan dihiasi dengan Strawberry Moon, nama purnama khas bulan Juni.

Meskipun namanya mengesankan warna merah muda, sebenarnya Bulan akan tetap tampak seperti purnama biasa, hanya memang agak sedikit memerah, karena efek musim panas.

Nama ini berasal dari tradisi suku asli Amerika yang mengaitkan purnama Juni dengan musim panen stroberi liar.

Di Eropa, fenomena ini juga dikenal sebagai Mead Moon atau Honey Moon, dan menjadi inspirasi istilah “bulan madu”.

  1. Solstis Juni – 21 Juni

Tanggal 21 Juni menandai solstis musim panas di belahan Bumi utara. Pada hari ini, Matahari mencapai titik tertinggi di langit, menyebabkan durasi siang menjadi yang terpanjang sepanjang tahun—di Jakarta, bisa mencapai 15 jam 17 menit.

Solstis juga menjadi penanda resmi pergantian musim, terutama di negara-negara beriklim subtropis.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X