KLIK SAJA - Di Indonesia, sosok Kuntilanak menjadi salah satu hantu perempuan paling ikonik.
Berwujud wanita berambut panjang dengan gaun putih, Kuntilanak dipercaya menghuni tempat-tempat angker, muncul dengan tawa menyeramkan, dan sering dikaitkan dengan kisah kematian tragis atau dendam masa lalu.
Namun, ternyata sosok serupa Kuntilanak juga hadir dalam budaya lain di berbagai belahan dunia, menggambarkan bahwa ketakutan terhadap arwah perempuan penuh dendam adalah bagian dari folklore global.
Berikut adalah empat sosok hantu perempuan dari negara lain yang memiliki kemiripan dengan Kuntilanak:
- Banshee (Irlandia)
Banshee adalah roh perempuan dalam mitologi Irlandia yang dikenal sebagai pertanda kematian.
Ia muncul untuk meratapi kepergian seseorang sebelum ajal menjemputnya, dengan tangisan, jeritan, atau rintihan memilukan.
Sosok ini sering digambarkan sebagai wanita dengan rambut panjang yang terus-menerus menyisir rambutnya sambil menangis.
Ia mengenakan jubah abu-abu dan gaun hijau, dengan mata merah akibat tangisan tiada henti.
Banshee tidak menyerang, namun kehadirannya menjadi teror tersendiri karena menandai kematian yang akan datang, layaknya Kuntilanak yang juga muncul dengan suara khas sebelum menampakkan diri.
- Nang Tani (Thailand)
Nang Tani adalah hantu perempuan cantik dalam mitologi Thailand yang dipercaya mendiami pohon pisang jenis tertentu.
Ia hanya muncul saat bulan purnama, mengenakan pakaian tradisional hijau, berambut panjang dan tampak tenang.
Meski tidak selalu menyeramkan, Nang Tani memiliki sisi gelap: ia bisa menyerang pria yang memperlakukan wanita dengan buruk.
Sosok ini sering dikaitkan dengan kekuatan supranatural yang berkaitan dengan cinta dan keberuntungan.
Seperti Kuntilanak yang dikenal muncul dari pohon atau hutan, Nang Tani juga hidup dalam alam yang sama — tempat sunyi dan penuh misteri.