KLIK SAJA - Depresi merupakan masalah kesehatan mental global yang dipengaruhi oleh banyak faktor.
Namun yang menjadi hal terpenting ternyata hubungan sosial diketahui dapat memengaruhi depresi.
Tingkat kesepian yang tinggi telah dikaitkan dengan peningkatan depresi.
Sebaliknya, berada dalam hubungan jangka panjang yang stabil dan penuh cinta dapat menjadi faktor pelindung terhadap depresi bagi sebagian orang.
Baca Juga: Alasan Mengapa Semakin Banyak Wanita Memilih untuk ‘Childless’
Oleh karena itu, dapat diasumsikan bahwa pernikahan yang penuh cinta dapat menjadi faktor yang melindungi terhadap depresi.
Studi baru tentang pernikahan dan depresi
Meskipun hubungan antara depresi dan pernikahan telah diteliti dalam berbagai penelitian.
Dimana hasil yang ditemukan membuahkan hasil yang bervariasi, penelitian ini sering kali memiliki dua masalah.
Di satu sisi, penelitian ini terlalu berfokus pada budaya Barat, seperti AS, dan mengabaikan budaya lain yang bertolak belakang sudut pandangnya, seperti masalah patriarki dalam budaya Asia.
Permasalahan lain, ukuran sampel yang digunakan terkadang cukup kecil.
Baca Juga: Susah Tidur? Cobalah Menulis ‘to do list’ Sebelum Rehat Malam
Sebuah penelitian baru tentang pernikahan dan depresi, yang baru saja diterbitkan dalam jurnal ilmiah bergengsi Nature Human Behavior, bertujuan untuk memecahkan masalah ini ( Zhai dan rekan, 2024 ).
Para ilmuwan menganalisis data tentang pernikahan dan depresi dari tujuh negara berbeda (AS, Inggris, Meksiko, Irlandia, Korea, Tiongkok, dan Indonesia).