Jangan disepelekan! Hati-Hati 'Toxic Productivity' Merusak Fisik dan Mental Diam-Diam

photo author
- Sabtu, 21 September 2024 | 14:32 WIB
Bahaya toxic productivity (Istockphoto.com)
Bahaya toxic productivity (Istockphoto.com)

KLIK SAJA - Memiliki kesibukan dan produktif setiap harinya mungkin menjadi hal penting bagi sebagian orang.

Pasalnya, semakin produktif, maka akan semakin bersemangat menjalani hari-hari.

Selain itu, produktivitas yang berbeda setiap harinya akan menghindarkan diri dari kejenuhan menjalani hari-hari.

Meskipun demikian, tahukah kamu bahwa produktivitas yang berlebihan ternyata juga bisa mendatangkan hal buruk?

Sebut saja toxic productivity. Yaitu, kondisi ketika produktivitas kita justru mendatangkan sesuatu yang buruk bagi diri sendiri.

Dirangkum Kliksaja.id dari akun instagram @lifeatharisenin pada 21 September 2024, toxic productivity ini terjadi ketika seseorang merasa bersalah yang berlebihan jika tidak melakukan apa-apa. Atau, sering menuntut diri untuk terus melakukan kegiatan produktif tanpa lihat sikon.

Ciri-ciri seseorang yang mengalami toxic productivity antara lain, memiliki obsesi tinggi untuk terus produktif. Orang-orang ini merasa harus melakukan kegiatan terus-terusan tanpa jeda. Padahal, kondisi ini jika terus berlangsung makan akan merusak kesehatan fisik dan mental.

Orang yang mengalami toxic productivity akan merasa gelisah jika hanya diam tanpa kegiatan.

Nah, agar terhindar dari toxic produktivity ini, ada beberapa tips untukmu. Simak baik-baik ya!

1. Membuat to do list harian

Hal ini bertujuan agar kita mengetahui prioritas dan kapasitas. Caranya dengan mengalokasikan waktu pada kegiatan produktif dan gak hanga di kegiatan produktif dan kegiatan menyenangkan seperti bermain game, menonton film, atau istirahat.

2. Self care

Setiap orang sebaiknya melakukan kegiatan untuk merawat diri. Merawat diri tidak selamanya bertujuan untuk penampilan tapi juga kesehatan.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Hanifah Ainun Nabila

Sumber: Instagram @harisenin.official

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X