Pada saat itu, Jensen didaftarkan oleh orangtuanya ke sekolah dasar yang dianggap bergengsi di Amerika Serikat, yaitu Oneida Baptist Institute.
Namun sepertinya keputusan itu kurang tepat, ketika Jensen berjumpa dengan sekelompok anak nakal yang melakukan perundungan terhadapnya.
Jensen memutuskan untuk tetap berada di sekolah tersebut walaupun pernah mengalami ancaman dengan pisau dan diintimidasi harus membersihkan toilet sekolah.
Pengalaman perundungan yang Jensen alami diakui sebagai pengalaman yang berkesan olehnya.
Baca Juga: Review Film Mission Imposible The Final Reckoning: Melanjutkan Kisah Ethan Hunt
Hal ini karena ia berani mengungkapkan keresahan dalam pidato kelulusan sekolah.
"Aku teringat bahwa aku telah membersihkan banyak toilet berkat dukungan dari kalian semua," ucap Jensen dengan penuh kenangan saat berpidato di hadapan guru dan teman-teman sekolahnya.
Saat Berusia 15 Tahun Jadi Tukang Cuci Piring
Jensen mengaku pekerjaan pertamanya adalah sebagai tukang cuci piring di sebuah restoran cepat saji bernama Denny's.
Baca Juga: Dua Aktor Hollywood dengan Suara Deep Voice Salah Satunya Mantan Supir Truk
Saat itu, Jensen berusia 15 tahun dan mendapatkan banyak pengalaman berharga soal perilaku rendah hati dan kerja keras.
"Ini adalah pilihan karier yang bagus, aku sangat merekomendasikan untuk setiap orang bisa mulai kerja pertamanya di bisnis restoran," ujar Jensen dalam kesempatan yang sama.
"Mengajarkan aku tentang rendah hati dan kerja keras, aku mungkin adalah pencuci piring terbaik Denny's," tegasnya.
Mulai Bekerja di Perusahaan Chip Komputer dan Membangun NVIDIA
Jensen belajar di jurusan Teknik Elektro di Oregon State University, AS.