Review Film Star Wars: The Mandalorian and Grogu (2026), Petualangan Seru Din Djarin Pasca Runtuhnya Kekaisaran Galaksi

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Selasa, 26 Mei 2026 | 19:57 WIB
Star Wars : The Mandalorian and Grogu (Houston Press)
Star Wars : The Mandalorian and Grogu (Houston Press)

KLIK SAJA  - Star Wars: The Mandalorian and Grogu adalah film fiksi ilmiah  yang disutradarai oleh Jon Favreau, yang juga menulis naskah bersama Dave Filoni dan Noah Kloor dirilis pertengahan 2026.

Film produksi Lucasfilm ini menjadi kelanjutan dari serial Disney+ The Mandalorian yang tayang pada 2019–2023.

Film ini kembali menghadirkan Pedro Pascal sebagai Din Djarin alias The Mandalorian, ditemani Grogu dalam petualangan baru setelah runtuhnya Kekaisaran Galaksi.

Deretan pemain lainnya turut diisi Jeremy Allen White, Jonny Coyne, Martin Scorsese, hingga Sigourney Weaver.

Plot Cerita

Din Djarin dan Grogu kini bekerja untuk New Republic memburu sisa-sisa panglima perang Imperium.

Setelah menyelesaikan sebuah misi, Djarin mendapat tugas baru untuk menemukan sosok misterius bernama Commander Coin.

Petunjuk keberadaan Coin diberikan oleh Hutt Twins, pewaris kerajaan kriminal Jabba the Hutt, dengan syarat Djarin harus menyelamatkan Rotta—putra Jabba—yang ditahan di planet Shakari. Sebagai bayaran awal, Djarin menerima kapal Razor Crest baru.

Namun misi tersebut ternyata jauh lebih rumit. Rotta justru menikmati hidupnya sebagai petarung arena gladiator dan menolak diselamatkan.

Situasi berubah ketika Djarin menemukan fakta bahwa pemilik arena, Janu, berencana membunuh Rotta demi hiburan terakhir.

Dari sinilah petualangan berubah menjadi konflik besar yang melibatkan pengkhianatan, perebutan kekuasaan kartel Hutt, hingga pertarungan hidup dan mati di Nal Hutta.

Di tengah kekacauan itu, hubungan Din Djarin dan Grogu menjadi inti emosional cerita. Grogu tidak lagi sekadar “anak kecil lucu”, melainkan partner yang mulai menunjukkan keberanian dan kemampuan Force yang semakin matang.

Review

Film ini terasa seperti perpaduan ideal antara nuansa western luar angkasa khas The Mandalorian dengan skala aksi sinematik ala film Star Wars klasik.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

X