Hye Ra Membongkar Rahasia Tae Kwang
Setelah Tae Kwang ditangkap, Joo Hye Ra tidak berhenti pada keberhasilan menangkap tersangka.
Ia menginterogasi Tae Kwang untuk mengetahui identitas lima korban yang ditemukan di rumah kosong.
Tae Kwang akhirnya memberikan nama-nama korban, tetapi Hye Ra mencurigai bahwa keterlibatannya jauh lebih besar daripada sekadar menjalankan pembunuhan berdasarkan pesanan.
Hye Ra menemukan petunjuk yang mengarah pada dugaan bahwa Tae Kwang juga membunuh orang-orang dari jaringan kriminalnya sendiri untuk menghilangkan jejak.
Sidik jari Tae Kwang yang ditemukan pada bukti terkait semakin memperkuat kecurigaan tersebut.
Hye Ra kemudian menegaskan bahwa tidak ada kejahatan yang benar-benar sempurna karena selalu ada jejak yang dapat ditemukan.
Penangkapan Tae Kwang Belum Mengakhiri Kasus
Penangkapan Yoo Tae Kwang menjadi kemenangan penting bagi Jin Yi Soo dan Joo Hye Ra pada Episode 4.
Namun, kasus lima jasad tersebut belum sepenuhnya selesai karena masih ada banyak pertanyaan mengenai jaringan pembunuh profesional yang mereka bongkar.
Tae Kwang memiliki informasi penting mengenai cara kerja jaringan tersebut dan orang-orang yang terlibat di dalamnya.
Sementara itu, keberadaan Myung Seok Ho menunjukkan bahwa jaringan tersebut mempunyai sistem untuk menerima dan meneruskan permintaan pembunuhan.
Yi Soo dan Hye Ra kini memiliki kesempatan untuk mengungkap lebih banyak rahasia dari jaringan tersebut.
Episode 4 pun menjadi jembatan menuju penyelidikan yang lebih besar pada episode berikutnya.***
Artikel Terkait
Prediksi dan Link Nonton Flex X Cop 2 Episode 4: Yi Soo dan Hye Ra Makin Kompak
Penjelasan Ending Flex X Cop 2 Episode 2, Misteri Jin Yi Soo Makin Besar dan Petunjuk Dalang Mulai Terlihat
Hubungan Jin Yi Soo dan Lee Kang Hyun di Flex X Cop 2, Apa yang Berubah Setelah Kang Hyun Tidak Kembali?
Siapa Karakter yang Dekat dengan Jin Yi Soo di Flex X Cop 2? Ini 5 Sosok Penting dalam Perjalanannya
Jin Yi Soo Flex X Cop 2 Diperankan Ahn Bo Hyun, Ini 7 Alasan Karakter Chaebol dan Detektif Cocok Dengannya