Review Film 'Pangku' (2025): Reza Rahadian Hadirkan Kisah Cinta di Kedai Kopi Pantura yang Penuh Luka dan Harapan

photo author
- Selasa, 28 Oktober 2025 | 04:56 WIB
Film Pangku karya Reza Rahadian menghadirkan kisah sederhana namun menyentuh tentang cinta, kehilangan, dan kehidupan di kedai kopi pinggir jalan Pantura (IMDb)
Film Pangku karya Reza Rahadian menghadirkan kisah sederhana namun menyentuh tentang cinta, kehilangan, dan kehidupan di kedai kopi pinggir jalan Pantura (IMDb)

Ia membawa kamera seolah menjadi saksi senyap—menyusuri jalan Pantura dengan cahaya lampu truk, debu malam, dan gelas kopi yang berembun.

Gaya penyutradaraannya sederhana tapi penuh makna:

- Dialog minim tapi kuat.
- Visual yang mengandalkan cahaya alami.
- Musik latar lembut yang mengalun seperti radio malam di warung kopi.

Film ini terasa jujur. Tidak ada glamor, tidak ada romantisasi berlebihan—hanya dua manusia yang mencoba bertahan dengan cara mereka masing-masing.

Baca Juga: Review Film Wrath of Man (2021), Ketika Jason Statham Beraksi Baku Tembak Balaskan Dendam Kematian Putranya

Cinta, Kesepian, dan Harapan dalam Satu Meja Kopi

Salah satu adegan paling berkesan adalah ketika Sartika menatap Hadi yang hendak pergi, lalu berkata pelan,

“Jalanmu panjang, Di. Tapi aku tetap nyeduh kopi yang sama, kalau kau sempat mampir lagi.”

Kalimat sederhana itu merangkum seluruh perasaan dalam film ini: rindu yang tidak dituntut, cinta yang tidak harus dimiliki.

Film Pangku mengajak penonton merenung tentang arti kehadiran, kehilangan, dan bagaimana cinta bisa tumbuh di tempat paling tak terduga—di sebuah kedai kopi di pinggir jalan Pantura.

Akting yang Tulus dan Kimia yang Kuat

Chemistry antara Claresta Taufan dan Fedi Nuril menjadi nyawa utama film ini.

Baca Juga: Review Film US Seals (2000), Aksi Seru Pasukan Elit AS Menumpas Bajak Laut di Tengah Laut

Claresta tampil luar biasa dengan ekspresi subtil—tanpa perlu banyak kata, penonton bisa merasakan getarannya.

Fedi Nuril, seperti biasa, memerankan karakter pendiam tapi berisi, membawa aura teduh yang membuat setiap interaksi terasa hidup.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Sumber: IMDb

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X