BPS mengungkapkan bahwa capaian itu menjadikan tingkat pengangguran terbuka menurun dari 5,32 persen pada Agustus 2023 menjadi 4,91 persen pada Agustus 2024.
Terdapat rencana pada awal Februari 2025 ini, bursa kerja secara rutin akan digelar Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) yang dipimpin Menteri Yassierli di era pemerintahan baru Presiden Prabowo Subianto.
Kegiatan itu bertujuan untuk menyerap tenaga kerja di Indonesia sekaligus menekan angka pengangguran. Rencananya bursa tenaga kerja itu digelar di Jakarta, Bandung, dan Makassar.
Upaya lain pemerintah pada 2025, Kemenaker menghadirkan Sistem Informasi Pasar Kerja (SIPK) yang bertujuan untuk membangun sistem informasi dan menggambarkan struktur tenaga kerja, karakteristik tenaga kerja, persediaan serta kebutuhan tenaga kerja di Indonesia.***
Artikel Terkait
Emilia Perez Catat Rekor Baru di Oscar 2025, Film Non Inggris Paling Banyak Dinominasikan hingga Transgender Pertama untuk Best Actress
Sir Paul McCartney: Jangan Biarkan AI Hilangkan Kreativitas Para Pemusik Sejati
Sutradara Pastikan Squid Game 3 Tayang Lebih Cepat dari Jadwal
Rekap BRI Journalism 360 Promedia di Kota Medan: Peluang Mahasiswa Sukses Jadi Content Creator hingga Bisnis Digital Bagi Pengusaha Media!
Bantu Industri Film Naik Lagi, Film Baru Xiao Zhan Jadi Favorit Penonton Saat Libur Panjang Imlek di China