Noa Cohen Bagai Permata
Kelanjutan narasi di atas dilanjutkan dengan alur yang tidak jauh berbeda dari Alkitab. Jadi, secara ide cerita, visual, maupun pengambilan gambar keseluruhan film ini sulit untuk membuatnya meledak, karena memang biasa saja.
Hanya, ada satu sosok yang paling diuntungkan secara pemasaran dengan film Mary ini, yakni pemeran utamanya Noa Cohen.
Wanita cantik 22 tahun asal Israel ini mampu menunjukkan sisi pemberani seorang Maria yang menjadi ibu di usia muda.
Aktingnya menjelaskan bahwa dirinya siap untuk menjadi penerus tongkat estafet aktris Israel sukses lainnya, Natalie Portman dan Gal Gadot. Kehadirannya bagaikan permata yang siap disambut film-film besar lainnya.
Secara keseluruhan, film Mary (2024) cukup bisa dinikmati, namun ada juga beberapa momen menimbulkan efek mengantuk. IMDb cukup fair dengan penilaian 5.2/10, yang ke depan sepertinya tidak bergerak jauh dari tanggal perilisannya 6 Desember 2024.
Paling tidak karena ditayangkan di OTT Netflix, jumlah penonton bakal terus bertambah menyambut momen Natal di tahun 2025 ini.
Artikel Terkait
Review Film The Children's Train (2024), Masa Kecil Violinist Tenar di Napoli Paska Perang Dunia II
Review Film Venom : The Last Dance (2024) : Sebuah Perpisahan Dramatis Eddie Brook dan Symbiote Baik Hati
Review Film Weekend In Taipei (2024), Kolaborasi Menyenangkan Luke Evans dan Sung Kang yang Penuh dengan Sponsor
Review Film Heretic (2024), Psychological Horror yang Memikat dan Manipulatif
Review Film His Three Daughters (2023), Titik Balik Komunikasi Tiga Bersaudari Jelang Kematian Sang Ayah
Review Film Conclave (2024), Pemilihan Paus Baru yang Penuh Intrik dan Mindblowing