ekonomi

Mengenal Konsepsi Koperasi dalam Perspektif Bung Hatta

Rabu, 13 November 2024 | 09:55 WIB
Quotes Bung Hatta tentang Koperasi (KemenkopUKM)

KLIK SAJA- Mohammad Hatta adalah salah satu tokoh proklamator kemerdekaan Indonesia yang juga kita kenal sebagai bapak koperasi Indonesia.

Bung Hatta merupakan panggilan akrab lelaki yang lahir pada 12 Agustus 1902 di Bukittinggi, Sumatera Barat ini didaulat menjadi Bapak Koperasi Indonesia pada Kongres Koperasi Indonesia yang diselenggarakan Bandung, Jawa Barat tanggal 17 Juli 1953.

Bung Hatta memiliki kesadaran akan pentingnya aspek ekonomi adalah saat menjabat sebagai Bendahara Jong Sumatranen Bond, sebuah organisasi pemuda yang terlibat dalam upaya kemerdekaan Indonesia.

Baca Juga: Bung Tomo, Sang Inspirator Hari Pahlawan Nasional, Ternyata Pernah Dipenjara Di Masa Orde Baru

Sewaktu menjadi bendahara, beliau menyadari bahwa keuangan adalah hal yang penting bagi kelangsungan sebuah organisasi. 

Sumber keuangan yang berasal dari iuran atau sumbangan dari anggota akan lancar jika setiap anggota memiliki rasa tanggung jawab dan disiplin dalam mengembangkan organisasi.

Konsep gotong royong keuangan inilah yang kemudian menjadi cikal-bakal gaya koperasi ala Bung Hatta. 

Untuk semakin mempertebal keilmuannya dalam aspek perekonomian, Bung Hatta memilih melanjutkan studinya ke Handels Hogeschool yang kini dikenal sebagai Universitas Erasmus Rotterdam.

Ketika belajar di luar negeri, beliau menyadari jika perekonomian Indonesia belum dikelola dengan baik sehingga banyak rakyat yang menderita.

Pada saat menempuh pendidikan di Rotterdam, Bung Hatta menyempatkan diri pergi ke Denmark untuk melihat langsung dan belajar mengenai koperasi yang sudah berjalan disana.

Baca Juga: Erick Thohir: Minta PT Pindad Segera Produksi Mobil Maung Untuk Kabinet Merah Putih

Beliau menilai konsep koperasi sangat cocok diterapkan di Indonesia, khususnya di desa-desa karena mengutamakan prinsip kebersamaan, gotong-royong, dan tolong-menolong. 

Koperasi juga selaras dengan gerakan kebangsaan Indonesia yang kala itu berada di bawah cengkeraman kolonial Belanda untuk menyatukan kekuatan lewat senjata perekonomian rakyat.

Koperasi dinilainya bisa mendidik toleransi dan rasa tanggungjawab bersama bagi para anggotanya.

Halaman:

Tags

Terkini