Dengan beroperasinya kedua pabrik di Mempawah ini, total kapasitas produksi NPK Saraswanti Group, baik dari jenis fast release (granuler) maupun slow release (briket dan tablet) adalah sebesar 800.000 ton/tahun.
Sedangkan dalam estimasi yang diketahui dalam total kapasitas produksi dolomit dihasilkan sebesar 240.000 ton/tahun.
Baca Juga: Praktis dan Simpel, Berikut Resep Pecel yang Cocok Menemani Sahur Selama Ibadah Puasa 2024
“Dengan diresmikannya kedua pabrik ini, adalah sebagai bukti semangat kami untuk hadir lebih dekat ke lokasi customer. Pabrik ini juga sebagai bukti bahwa kami ada, menjadi simbol kekuatan dan keseriusan kami dalam memberikan kepastian supply, jaminan kualitas, penghematan biaya logistik, penghematan devisa, serta membantu pemerintah dalam pemerataan pembangunan dan industri," ungkap Yahya Taufik.
Pabrik NPK ini didesain dengan kapasitas 300.000 ton/tahun, dapat mengcover 40-50% dari kebutuhan pupuk NPK perkebunan kelapa sawit di wilayah Kalimantan Barat bagian utara.
Saat ini telah terpasang 1 line dengan kapasitas produksi 100.000 ton/tahun, sedangkan line ke-2 dalam proses pembangunan.
Sementara diketahui dari PT ADI didesain dengan kapasitas produksi pupuk dolomit sebesar 120.000 ton/tahun.
“Kedua pabrik ini akan menyerap tenaga kerja sekitar 600 orang, yang tentunya akan memberikan dampak positif khususnya di Kabupaten Mempawah. Kami juga berharap dukungan dari PT Pelindo Pelabuhan Kijing terkait pemuatan kapal-kapal kecil ataupun tongkang, sehingga produk kami dapat menjangkau wilayah-wilayah lain di Kalimantan Barat yang selama ini hanya bisa dijangkau melalui jalur laut dan sungai," beber Yahya Taufik.***