Starbucks AS Rumahkan Ribuan Karyawan Imbas Penurunan Penjualan, Bagaimana Nasib Cabangnya di Indonesia?

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Selasa, 25 Februari 2025 | 05:46 WIB
Kedai Starbucks mulai sepi semenjak aksi boikot pro Israel
Kedai Starbucks mulai sepi semenjak aksi boikot pro Israel

KLIK SAJA - Starbucks memangkas 1.100 karyawan dan menyederhanakan menunya di Amerika Serikat sebagai upaya meningkatkan bisnis yang sedang lesu di pasar dalam negeri.

Menu-menu pertama yang akan dihapus termasuk Royal English Breakfast Latte, White Hot Chocolate, dan beberapa jenis frappuccino campuran.

Namun Starbucks mengatakan lebih banyak penawaran akan dipotong, karena pihaknya bermaksud mengecilkan menunya hampir sepertiga selama tahun depan, dengan harapan dapat mengurangi waktu tunggu dan meningkatkan kualitas dan konsistensi.

Perusahaan ini telah bergelut dengan penurunan penjualan yang berkelanjutan sejak tahun lalu, yang khususnya terasa di AS.

Banyak pengamat hal tersebut dipicu isu boikot kubu pro-Israel dalam konflik Palestina, yang berlangsung di seluruh dunia.

Kepala eksekutif Brian Niccol, yang sebelumnya mengepalai jaringan makanan Meksiko Chipotle, dibawa ke Starbucks tahun lalu untuk membantu membalikkan keadaan bisnis.

Ia mengatakan ingin melihat perusahaannya kembali ke akarnya sebagai kedai kopi.

Minuman yang disiapkan untuk talenan "tidak umum dibeli, rumit dibuat, atau seperti minuman lain di menu kami", kata Starbucks.

Perubahan tersebut akan mulai berlaku pada tanggal 4 Maret.

"Kami menyederhanakan menu kami untuk berfokus pada item yang lebih sedikit dan lebih populer, serta dieksekusi dengan sangat baik," kata perusahaan itu pada hari Senin (24/2).

Pemutusan hubungan kerja yang diumumkan pada hari Senin difokuskan pada peran "mitra pendukung" perusahaan dan tidak akan memengaruhi pekerjaan atau investasi di toko, kata perusahaan tersebut.

Perusahaan itu juga akan menghilangkan "beberapa ratus" posisi yang kosong dan tidak terisi.

Bagaimana Nasib Starbucks Indonesia

Gerai pertama Starbucks di Indonesia dibuka pada 17 Mei 2002 di Plaza Indonesia,  dikelola oleh PT Sari Coffee Indonesia, anak usaha PT MAP Boga Adiperkasa Tbk.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: BBC

Tags

Rekomendasi

Terkini

X