edukasi

Mengenal Senjata Jambiya dari Yaman, Simbol Status Kehormatan Pria Hadramaut

Sabtu, 11 Oktober 2025 | 11:02 WIB
Bilah Senjata Jambiya yang mewah (nobile costume knives)

KLIK SAJA – Jika Pria Jawa menganggap senjata Keris sebagai simbol status kehormatan, maka Orang Hadramaut Yaman punya senjata Jambiya yang miliki status sama.

Jambiya adalah sejenis belati dengan bilah pendek melengkung dan memiliki punggung tengah yang berasal dari wilayah Hadhramaut, Yaman.

Sama halnya dengan Keris, senjata ini tak lebih sebagai status kehormatan ketimbang digunakan dalam duel.

Dari tanah asalnya di Jazirah Arab bagian selatan, jambiya kemudian menyebar ke berbagai negara di Timur Tengah, dunia Arab lainnya, hingga sebagian wilayah Asia Selatan dan Asia Tenggara.

Pisau tradisional ini umumnya dikenakan oleh laki-laki berusia di atas 14 tahun sebagai pelengkap pakaian dan simbol kehormatan.

Nama jambiya sendiri berasal dari kata Arab janb yang berarti “sisi”, karena pisau ini biasanya diselipkan di sisi pinggang.

Sebuah jambiya terdiri dari tiga bagian utama: gagang, bilah, dan sarung pisau.

Jambiya: simbol kehormatan Pria Hadramaut (istock)

Sarungnya terbuat dari kayu khusus dengan bentuk melengkung ke atas, lalu dikaitkan pada pinggang menggunakan sabuk dari kulit samak atau kain tebal.

Di beberapa daerah, jambiya juga dihiasi dengan benang emas dan pernak-pernik logam yang menandakan status pemiliknya.

Baca Juga: Mengenal Sumpit Dayak, Senjata Tradisional Khas Kalimantan, Ditakuti Penjajah Belanda

Tradisi membawa jambiya menyebar luas berkat para pelancong dan pedagang ke berbagai wilayah seperti Kekaisaran Ottoman, Persia, hingga India, di mana bentuk dan detailnya kemudian mengalami sedikit penyesuaian pada bilah, gagang, maupun sarungnya.

Gagang Jambiya: Simbol Kemewahan dan Kelas Sosial

Bagian terpenting dari jambiya terletak pada gagangnya. Jenis gagang paling mewah dikenal dengan nama saifani, yang dibuat dari tanduk badak.

Halaman:

Tags

Terkini