Kehadiran seluruh masyarakat dianggap sebagai bukti bahwa keluarga yang mengadakan acara tersebut telah berhasil dan sejahtera—hal yang disebut sebagai Hasangapon (kehormatan).
Lebih jauh, tradisi ini diyakini membawa tiga berkat utama: Hagabeon (panjang umur dan keturunan yang banyak), Hasangapon (kehormatan), dan Hamoraon (kekayaan).
Maka dengan demikian, Mangokal Holi bukan sekadar penghormatan kepada leluhur, melainkan juga doa syukur dan harapan akan kesejahteraan bagi generasi berikutnya.***