edukasi

Mengenal Sesar Opak, Patahan Pemicu Gempa Besar Megathrust di Yogyakarta

Senin, 25 Agustus 2025 | 10:32 WIB
Patahan Sesar Opak (Jogja Geopark)

Sejak abad ke-19, Yogyakarta telah berkali-kali diguncang gempa besar. Tercatat lebih dari 13 peristiwa gempa dengan kekuatan signifikan, di antaranya terjadi pada tahun 1840, 1859, 1867, 1875, 1926, 1937, 1943, hingga gempa besar pada 2006.

Gempa 27 Mei 2006 menjadi yang paling mematikan, terjadi pada pukul 05.54 WIB dengan magnitudo 6,3 dan menelan korban jiwa lebih dari 5.700 orang.

Pergeseran Sesar Opak diyakini sebagai penyebab utama gempa tersebut. Meski begitu, sebagian besar aktivitas seismik di wilayah Yogyakarta lebih banyak dipicu oleh tumbukan Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Eurasia di selatan Pulau Jawa.

Gempa akibat pergeseran sesar aktif seperti Sesar Opak memang relatif jarang terjadi, tetapi ketika muncul, dampaknya bisa sangat merusak dan menelan korban besar.

Maka dengan riwayat panjang kegempaan dan potensi aktivitas tektoniknya, Sesar Opak kini menjadi salah satu fokus penting penelitian geologi dan mitigasi bencana di Indonesia.***

Halaman:

Tags

Terkini