Jika Anda belum memiliki akun, Anda perlu melakukan pendaftaran terlebih dahulu.
Lengkapi data diri sesuai dengan KTP dan nomor BPJS Ketenagakerjaan Anda.
Pastikan untuk menggunakan alamat email aktif untuk proses verifikasi.
Anda akan menerima kode OTP (One Time Password) ke nomor telepon yang didaftarkan untuk mengaktivasi akun.
Baca Juga: Keistimewaan Tokoh Pada Teks Biografi Tersebut Adalah
3. Lengkapi Profil (Jika Diperlukan)
Setelah berhasil login, pastikan profil biodata Anda telah lengkap.
Ini termasuk informasi pribadi, status pernikahan, tipe lokasi tempat tinggal, serta yang terpenting adalah informasi pekerjaan dan nomor rekening bank aktif.
Data yang lengkap akan mempercepat proses verifikasi status penerimaan BSU Anda.
4. Cek Status BSU
Setelah semua data terisi dan terverifikasi, cari menu "Cek Status BSU" atau yang serupa di dasbor akun Anda.
Klik menu tersebut. Sistem akan secara otomatis menampilkan notifikasi mengenai status Anda, apakah Anda terdaftar sebagai calon penerima BSU, sudah ditetapkan sebagai penerima, atau bahkan dana sudah tersalurkan ke rekening Anda.
Baca Juga: Kata Serapan Yang Tepat Untuk Melengkapi Bagian Yang Rumpang Pada Paragraph Tersebut Adalah
Jika status belum muncul, itu berarti data Anda masih dalam proses verifikasi oleh BPJS Ketenagakerjaan dan Kementerian Ketenagakerjaan, jadi lakukan pengecekan secara berkala.
Selain melalui situs Kemnaker, Anda juga bisa mengecek status BSU melalui situs resmi BPJS Ketenagakerjaan (www.bpjsketenagakerjaan.go.id) dengan memasukkan NIK dan data pribadi, atau menggunakan aplikasi Pospay yang dapat diunduh di PlayStore atau AppStore.