Untuk menjawab pertanyaan ini, kita perlu memahami dengan jelas konsep sudut pandang (point of view) dalam penulisan cerita. Sudut pandang dalam sebuah cerita adalah cara penulis memilih untuk menyampaikan cerita kepada pembaca, yang pada gilirannya memengaruhi bagaimana informasi dan perasaan karakter disampaikan. Ada beberapa jenis sudut pandang yang umum digunakan dalam narasi, yaitu orang pertama, orang ketiga, dan orang kedua. Masing-masing memiliki ciri khas yang membedakan bagaimana cerita disampaikan.
Jenis-jenis Sudut Pandang
-
Orang pertama pelaku utama:
Sudut pandang ini menggunakan kata ganti "aku" atau "saya" dan biasanya dipakai oleh narator yang merupakan pelaku utama dalam cerita. Narator ini mengisahkan peristiwa dari sudut pandangnya sendiri dan terlibat langsung dalam cerita tersebut. -
Orang pertama pelaku sampingan:
Mirip dengan orang pertama pelaku utama, tetapi narator adalah karakter yang bukan tokoh utama. Narator bercerita dari sudut pandang orang pertama, namun dia bukan orang yang mengalami peristiwa secara langsung. -
Orang ketiga serba tahu (omniscient):
Dalam sudut pandang ini, narator tahu segala hal tentang semua karakter, baik perasaan, pikiran, maupun tindakan mereka. Narator memiliki pengetahuan yang tidak terbatas dan dapat mengakses apa yang terjadi dalam pikiran setiap karakter. -
Orang ketiga pengamat:
Sudut pandang ini adalah tipe narasi di mana narator tidak mengetahui pikiran atau perasaan karakter, hanya menggambarkan apa yang terjadi di luar, dalam bentuk aksi dan dialog. Narator hanya menjadi pengamat yang terbatas pada apa yang terlihat dan terdengar. -
Orang kedua:
Ini adalah sudut pandang yang cukup langka dalam sastra. Narator menggunakan kata ganti "kamu" untuk menyampaikan cerita, membuat pembaca merasa seolah-olah mereka adalah tokoh utama dalam cerita.
Analisis Sudut Pandang dalam Cerita Einstein
Mari kita lihat kembali cerita yang diberikan untuk menentukan sudut pandangnya. Dalam cerita tersebut, kita membaca deskripsi tentang Einstein dan bagaimana dia mendapat kehormatan dari bangsa Jerman serta bagaimana keadaan berubah setelah itu. Narator menggambarkan apa yang dialami Einstein, seperti bagaimana dia hidup di Belgia dengan penjagaan ketat dari seorang polisi.
Narator dalam cerita ini memberikan informasi yang lebih dari sekadar apa yang terlihat. Ia juga mengetahui situasi pribadi Einstein, seperti perasaannya yang takut untuk pulang ke tanah airnya dan detail kehidupan sehari-hari yang sangat spesifik, seperti polisi yang tidur di samping tempat tidurnya.
Menganalisis Pilihan Jawaban
-
a) orang pertama pelaku utama: Ini bukan sudut pandang yang digunakan, karena cerita tidak disampaikan dari sudut pandang Einstein sendiri (tidak menggunakan kata "saya" atau "aku").
-
b) orang pertama pelaku sampingan: Ini juga tidak sesuai, karena meskipun ada narasi tentang Einstein, ini bukan cerita yang diceritakan oleh karakter sampingan yang terlibat langsung dalam peristiwa.
-
c) orang ketiga serba tahu: Jawaban ini adalah yang paling tepat. Narator dalam cerita ini tahu segala hal tentang Einstein, termasuk perasaan dan situasi pribadi yang dialaminya. Narator mengungkapkan banyak informasi yang tidak mungkin diketahui oleh seorang pengamat biasa, seperti ketakutan Einstein dan detil kehidupan pribadinya.
-
d) orang ketiga pengamat: Ini bukan pilihan yang tepat karena narator dalam cerita ini lebih dari sekadar pengamat; ia memiliki pengetahuan yang lebih dalam tentang perasaan dan situasi yang dialami oleh Einstein, bukan hanya mengamati tindakan yang terlihat.
-
e) orang kedua: Ini jelas tidak sesuai, karena cerita ini tidak disampaikan dengan kata ganti "kamu" dan tidak ada indikasi bahwa pembaca dimasukkan langsung ke dalam cerita sebagai tokoh utama.
Kesimpulan
Berdasarkan analisis di atas, jawaban yang paling tepat adalah c) orang ketiga serba tahu. Narator dalam cerita ini tahu banyak tentang Einstein, termasuk perasaan, ketakutan, dan situasi yang lebih mendalam daripada hanya peristiwa eksternal yang dapat diamati. Ini menunjukkan bahwa narator memiliki pengetahuan yang tidak terbatas, ciri khas dari sudut pandang orang ketiga serba tahu.
Itulah pembahasan lengkap dari pertanyaan Sudut Pandang Cerita Tersebut Adalah. Semoga bermanfaat.