edukasi

Kutipan Teks Editorial Tersebut Membahas Masalah

Kamis, 12 Juni 2025 | 18:13 WIB
Kutipan Teks Editorial Tersebut Membahas Masalah (Dibuat oleh Vicky Hayden Alzaini dengan menggunakan Meta AI)

KLIK SAJA – Halo para pembaca Klik Saja, artikel berikut ini akan memberikan informasi mengenai kunci jawaban dari pertanyaan ‎Kutipan Teks Editorial Tersebut Membahas Masalah.

Artikel ini akan membahas kunci jawaban dari mata pelajaran Bahasa Indonesia tingkat SMA/SMK yang tentunya kunci jawaban ini bisa dijadikan referensi dalam pembelajaran.

Maka dari itu, perlu untuk menyimak pembahasan ini hingga akhir agar dapat mengetahui jawaban yang tepat dari pertanyaan Kutipan Teks Editorial Tersebut Membahas Masalah.

Namun, perlu dicatat bahwa kunci jawaban tidak hanya berfungsi sebagai alat untuk memperoleh nilai, tetapi juga sebagai bahan pembelajaran yang dapat meningkatkan pemahaman terhadap materi yang diajarkan.

Baca Juga: Perbaikan Konjungsi Bercetak Miring pada Paragraf Tersebut Adalah

Soal Lengkap

Bacalah teks editorial berikut !

1) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan diperkirakan akan terus mengalami defisit karena selisih antara iuran yang terkumpul dengan biaya manfaat yang dibayarkan kepada puskesmas dan rumah sakit atau fasilitas kesehatan terlalu jauh. 2) Selisih ini sudah terjadi sejak tahun pertama program Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dilaksanakan pada 2014. 3) Selisih tahun pertama sebesar Rp 1,9 triliun. 4) Kemudian, pada tahun kedua menjadi Rp 5,1 triliun serta tahun 2017 mencapai Rp 9 triliun. 5) Defisit akan terus terjadi selama struktur iuran peserta tidak dinaikkan sesuai dengan perekonomian.

Kutipan teks editorial tersebut membahas masalah……..

a) Iuran peserta BPJS terlalu kecil dari pada JKN-KIS

b) Peserta BPJS belum merasakan manfaat kartu BPJS

c) BPJS mengalami defisit karena iuran peserta terlalu murah.

d) Puskesmas dan rumah sakit atau fasilitas kesehatan terlalu jauh

e) Iuran BPJS tidak terjangkau bagi peserta JKN-KIS karena terlalu mahal

Halaman:

Tags

Terkini