a) atau, namun, bahkan.
Konjungsi “atau” kurang tepat menggantikan “oleh karena itu” yang mengandung hubungan sebab-akibat.
b) dan, namun, bahkan.
Konjungsi “dan” tidak tepat karena hubungan kalimat pertama dan kedua adalah sebab-akibat, bukan penambahan.
c) dan, namun, oleh karena itu.
“Dan” kurang tepat untuk hubungan sebab-akibat, “oleh karena itu” yang terakhir menggantikan “bahkan” kurang sesuai untuk penambahan informasi.
d) atau, namun, oleh karena itu.
“atau” tidak tepat, “oleh karena itu” di akhir kurang tepat.
e) dan, selain itu, oleh karena itu.
“dan” kurang tepat, “selain itu” juga kurang sesuai untuk pertentangan, “oleh karena itu” kurang tepat untuk informasi terakhir.
Dengan demikian, berdasarkan fungsi dan konteks kalimat, pilihan konjungsi yang paling tepat adalah:
a) atau, namun, bahkan.
Namun perlu diklarifikasi, “atau” memang kurang pas untuk hubungan sebab-akibat, idealnya “oleh karena itu.”
Tetapi dalam konteks pilihan jawaban yang tersedia, “oleh karena itu” hanya muncul di opsi c, d, dan e yang memiliki kekurangan lain.
Namun, secara tata bahasa yang benar, konjungsi yang paling tepat untuk paragraf tersebut sebenarnya adalah:
-
“oleh karena itu” untuk hubungan sebab-akibat pada kalimat pertama.
-
“namun” untuk pertentangan kalimat kedua.
-
“bahkan” untuk penambahan informasi pada kalimat ketiga.
Maka, pilihan jawaban yang tepat dan benar secara tata bahasa adalah:
c) dan, namun, oleh karena itu.