KLIK SAJA – Halo para pembaca Klik Saja, artikel berikut ini akan memberikan informasi mengenai kunci jawaban dari pertanyaan Berikut Ini Yang Bukan Termasuk Judul Buku Yang Pernah Dilarang Pada Angkatan 1966 Adalah.
Artikel ini akan membahas kunci jawaban dari mata pelajaran Bahasa Indonesia tingkat SMA/SMK yang tentunya kunci jawaban ini bisa dijadikan referensi dalam pembelajaran.
Maka dari itu, perlu untuk menyimak pembahasan ini hingga akhir agar dapat mengetahui jawaban yang tepat dari pertanyaan Berikut Ini Yang Bukan Termasuk Judul Buku Yang Pernah Dilarang Pada Angkatan 1966 Adalah.
Namun, perlu dicatat bahwa kunci jawaban tidak hanya berfungsi sebagai alat untuk memperoleh nilai, tetapi juga sebagai bahan pembelajaran yang dapat meningkatkan pemahaman terhadap materi yang diajarkan.
Baca Juga: Karya Sastra Dapat Dibedakan Menjadi Puisi, Prosa, Dan Drama Berdasarkan
Soal Lengkap
Berikut ini yang bukan termasuk judul buku yang pernah dilarang pada angkatan 1966 adalah….
Jawaban
Jawaban yang benar, tepat, akurat, dan sah dengan kebenaran 100% atas pertanyaan “Berikut ini yang bukan termasuk judul buku yang pernah dilarang pada angkatan 1966 adalah….” adalah:
e) Larung
Penjelasan:
Angkatan 1966 dalam sejarah sastra Indonesia sangat berkaitan dengan perubahan politik besar yang terjadi setelah kejatuhan Presiden Soekarno dan naiknya Orde Baru di bawah pimpinan Soeharto. Periode ini ditandai oleh adanya pembatasan dan pelarangan terhadap berbagai karya sastra yang dianggap mengandung ideologi kiri, khususnya yang berafiliasi atau dianggap berhubungan dengan Lembaga Kebudayaan Rakyat (Lekra), sebuah organisasi kebudayaan yang dekat dengan Partai Komunis Indonesia (PKI).
Banyak karya sastra yang diterbitkan sebelum 1966, terutama oleh penulis-penulis yang pernah terlibat dalam Lekra, masuk dalam daftar hitam dan dilarang untuk beredar, dibaca, atau diajarkan. Beberapa di antaranya adalah:
-
Percikan Revolusi – Karya ini mengandung muatan ideologis dan semangat revolusioner yang berhubungan erat dengan gagasan-gagasan kiri dan pernah dilarang beredar pada masa Orde Baru.