1. Sudut Pandang Orang Ketiga Serbatahu:
Sudut pandang orang ketiga serbatahu, atau sering disebut juga sebagai omniscient, adalah ketika narator mengetahui segala hal mengenai tokoh-tokoh dalam cerita, termasuk perasaan, pikiran, dan tindakan mereka. Dalam kutipan cerpen ini, narator menyebutkan bahwa "dia belum satu kali pun terlihat keluar rumah hanya untuk sekedar beramah-tamah dengan tetangga yang lain." Kalimat ini menunjukkan bahwa narator tahu tentang tokoh tersebut dan bahkan bisa menggambarkan apa yang dia lakukan atau tidak lakukan dalam kehidupannya sehari-hari.
Narator tidak hanya menggambarkan kejadian dari luar, tetapi juga memberi penjelasan tentang apa yang tidak dilakukan oleh tokoh, yang menunjukkan pengetahuan lebih mendalam. Pengetahuan seperti ini biasanya dimiliki oleh narator yang menggunakan sudut pandang orang ketiga serbatahu, yang bisa menggambarkan perasaan, pemikiran, dan latar belakang tokoh-tokoh dalam cerita secara menyeluruh.
Baca Juga: Penulis Mulai Memperkenalkan Tokoh-tokoh, Latar Yang Ada Di Dalam Cerita Termasuk Tahapan Alur
2. Sudut Pandang Orang Ketiga Pengamat:
Jika sudut pandang orang ketiga pengamat digunakan, narator hanya akan menggambarkan kejadian dari luar tanpa mengungkapkan pikiran atau perasaan tokoh. Namun, dalam kutipan ini, narator lebih dari sekadar mengamati kejadian. Dia tahu bahwa tokoh tersebut tidak pernah keluar rumah untuk beramah-tamah, yang menunjukkan lebih banyak pengetahuan tentang tokoh tersebut. Oleh karena itu, ini bukan sudut pandang orang ketiga pengamat.
3. Sudut Pandang Orang Pertama:
Dalam sudut pandang orang pertama, cerita akan diceritakan oleh tokoh utama yang menggunakan kata ganti "aku" atau "saya". Dalam kutipan ini, narator tidak menggunakan kata "aku" atau "saya", sehingga tidak ada indikasi bahwa cerita ini diceritakan dari sudut pandang orang pertama, baik pelaku utama maupun pelaku sampingan.
4. Sudut Pandang Orang Kedua:
Sudut pandang orang kedua menggunakan kata ganti "kamu" atau "anda" dan sangat jarang digunakan dalam karya sastra. Dalam kutipan ini, tidak ada penggunaan kata ganti "kamu", sehingga ini jelas bukan sudut pandang orang kedua.
Kesimpulan:
Berdasarkan analisis di atas, narator dalam kutipan cerpen ini menggunakan sudut pandang orang ketiga serbatahu karena narator memiliki pengetahuan lebih tentang tokoh dan bisa menggambarkan apa yang tidak dilakukan oleh tokoh tersebut, sesuatu yang hanya bisa diketahui oleh narator yang serbatahu. Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah c. orang ketiga serbatahu.
Itulah pembahasan lengkap dari pertanyaan Kutipan Cerpen Tersebut Memiliki Sudut Pandang. Semoga bermanfaat.
Disclaimer: Artikel ini hanya bersifat sebagai referensi tambahan untuk peserta didik. Jawaban yang tertera di atas bersifat tidak mutlak dan jawaban tersebut bersifat terbuka sehingga bisa dieksplorasi lagi lebih lanjut.***