Berikut penjelasan lengkap yang memenuhi seluruh ketentuan yang berlaku:
Kalimat tersebut jika ditulis dengan ejaan yang benar dan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia seharusnya berbunyi:
“Kemarin Dea membeli tahu Bandung dan beras Cianjur di toko Harapan.”
Mari kita analisis satu per satu bagian yang ditandai nomor:
1) Bandung
Penulisan Bandung sudah benar. Kata ini merupakan nama kota atau nama diri, yang memang harus diawali dengan huruf kapital sesuai dengan kaidah Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (EYD).
2) cianjur
Penulisan “cianjur” salah karena tidak diawali dengan huruf kapital. Cianjur adalah nama kota atau daerah di Jawa Barat, yang tergolong nama diri geografis, sehingga harus ditulis Cianjur, dengan huruf “C” kapital.
Jadi, bagian ini merupakan kesalahan penggunaan ejaan.
Baca Juga: Agar Paragraf Tersebut Menjadi Padu, Kalimat Yang Harus Dihilangkan Ditandai Nomor
3) ditoko
Penulisan “ditoko” juga salah karena merupakan gabungan dari “di” sebagai kata depan dan “toko” sebagai kata benda.
Dalam kaidah ejaan bahasa Indonesia, “di” sebagai kata depan (yang menunjukkan tempat atau lokasi) harus ditulis terpisah dari kata benda yang mengikutinya.
Seharusnya ditulis: “di toko”, bukan “ditoko”.
Jadi, ini juga merupakan kesalahan ejaan.
4) Harapan
Penulisan Harapan sudah benar. Ini adalah nama toko, dan sebagai nama diri harus diawali huruf kapital. Maka tidak ada kesalahan pada bagian ini.
Kesimpulan:
Kesalahan ejaan terjadi pada:
-
Nomor 2: “cianjur” → seharusnya “Cianjur”
-
Nomor 3: “ditoko” → seharusnya “di toko”
Pilihan jawaban yang sesuai adalah:
C. 2 dan 3
Dengan demikian, jawaban yang benar, tepat, akurat, dan sah dengan kebenarannya 100% adalah: