edukasi

Apa Itu Program Sekolah Rakyat? Dibangun Dimana Saja dan Bagaimana Konsepnya? Cek Disini!

Jumat, 14 Maret 2025 | 08:57 WIB
Mensos Saifullah Yusuf beserta pejabat lainnya ketika meninjau infrastruktur Sekolah Rakyat (Kemensos)

Konsep sekolah ini adalah berbasis asrama, yang memungkinkan siswa belajar dengan nyaman dan fokus.

Walaupun tinggal di asrama, orang tua tetap dapat mengunjungi anak-anak mereka, terutama bagi siswa yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).

Pemerintah akan menanggung seluruh biaya pendidikan di Sekolah Rakyat, termasuk asrama, makanan, seragam, dan alat tulis.

Setiap jenjang pendidikan di Sekolah Rakyat direncanakan menampung 300-500 siswa, sehingga satu sekolah dapat menampung hingga 1.000 murid.

Kurikulum dan Tujuan Pendidikan

Kurikulum Sekolah Rakyat akan mengikuti standar sekolah unggulan, menggabungkan standar nasional dan internasional.

Di samping itu, sekolah ini akan mengajarkan pendidikan karakter dan bela negara.

Pemerintah juga menyiapkan program pendampingan bagi lulusan Sekolah Rakyat untuk memastikan mereka dapat bersaing di dunia kerja atau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mendukung penuh program ini.

Menurutnya, kemiskinan bukan hanya masalah ekonomi, tetapi juga budaya.

Anak-anak dari keluarga miskin cenderung mengikuti profesi orang tua mereka, sehingga sulit keluar dari lingkaran kemiskinan.

Sekolah Rakyat diharapkan menjadi solusi untuk memutus siklus tersebut.

Dedi Mulyadi juga berencana melakukan perubahan besar dalam sistem pendidikan di Sekolah Rakyat. Salah satu kebijakannya adalah mengatur jam sekolah agar siswa tidur lebih awal, mengganti kebiasaan "nongkrong" hingga larut malam dengan budaya tidur lebih awal.

Selain itu, ia mengusulkan agar sekolah favorit menerima 20% siswa dengan prestasi akademik biasa, sehingga siswa dari keluarga miskin memiliki kesempatan untuk berkembang dan berprestasi.***

Halaman:

Tags

Terkini