edukasi

Swedia Buka Program Beasiswa SI Global Professionals Scholarship 2025, Yuk Catat Persyaratannya!

Selasa, 17 Desember 2024 | 16:54 WIB
Pengumuman SI Global Scholarship (Study Sweden)

KLIK SAJA – Swedia adalah salah satu negara yang telah cukup lama menjalin persahabatan dengan Indonesia.

Swedia merupakan mitra dagang terbesar Indonesia di wilayah Nordik.

Arus kunjungan wisatawan Swedia ke Nusantara menempati urutan ke-4 terbanyak dari Uni Eropa. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, sepanjang 2023 nilai ekspor Indonesia ke negara Skandinavia tersebut mencapai USD284,5 juta (Rp4,495 triliun). 

Selain itu, kedua negara menjalin kerja sama pada sektor-sektor lain di antaranya pendidikan, energi bersih, lingkungan hidup, dan kebudayaan.

Baca Juga: Segera Daftar! Beasiswa Penuh S2 di Jepang, Raih Berbagai Keuntungan di Negeri Sakura!

Pada sektor Pendidikan misalnya, Pemerintah Kerajaan Swedia melalui lewat Swedish Institute (SI) menawarkan berbagai kemudahan masyarakat Indonesia untuk melanjutkan studinya ke sejumlah perguruan tinggi di sana. 

Lembaga yang menjangkau seluruh dunia tersebut bergerak di bidang pendidikan dan kebudayaan yang bernaung di bawah Kementerian Luar Negeri Swedia.

Setiap tahunnya secara berkala SI menyediakan beragam beasiswa yang ditujukan kepada mahasiswa-mahasiswa dari 33 negara mitra termasuk Indonesia.

Negara-negara lain yang menerima manfaat beasiswa ini di antaranya meliputi Malaysia, Thailand, Vietnam, Filipina, Irak, Brasil, Peru, Tanzania, dan Nigeria.

Salah satu beasiswa pendidikan yang ditawarkan bernama SI Global Professionals Scholarship bagi jenjang studi Magister (Strata 2/S2).

Beasiswa Global Professionals ini ditujukan untuk calon mahasiswa yang memiliki latar pengalaman professional.

Disamping itu menunjukkan potensi untuk menjadi pemimpin di bidangnya dan berkomitmen untuk memberi kontribusi pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) global. 

Terdapat sebanyak lebih dari 700 program studi (prodi) yang dapat dipilih oleh calon pelamar beasiswa SI untuk periode 2025 dan tidak dibutuhkan Letter of Acceptance (LoA) dan melampirkan sertifikat skor IELTS maupun TOEFL.

Namun, sebagai negara penyelenggara perkuliahan S2 internasional, maka setiap pelamar dituntut memiliki kemampuan berbicara dalam Bahasa Inggris sebagai pengantar selama masa perkuliahan berlangsung.

Halaman:

Tags

Terkini