Selanjutnya, calon penerima beasiswa harus merupakan mahasiswa aktif tingkat 1 hingga 4.
Bukti status ini dapat dilampirkan melalui isbat qayyid (surat keterangan aktif) dari kampus atau Kartu Tanda Mahasiswa yang masih berlaku.
Diutamakan bagi mereka yang sedang menempuh jenjang S1, namun juga terbuka untuk jenjang S2.
Hal ini menunjukkan bahwa Baznas memberikan kesempatan kepada mahasiswa di berbagai tahap pendidikan tinggi.
Selain itu, pelamar tidak boleh sedang menerima beasiswa lain dari lembaga manapun agar tidak terjadi tumpang tindih bantuan.
Syarat selanjutnya adalah pelamar tidak menikah dan bersedia untuk tidak menikah selama masa penerimaan beasiswa.
Ini bertujuan untuk memastikan fokus penuh pada studi tanpa adanya gangguan dari urusan pribadi.
Selain itu, calon penerima beasiswa diharapkan memiliki prestasi baik di bidang akademik maupun nonakademik.
Baca Juga: Loker Buat Lulusan SMA, Ultrajaya Buka Lowongan Operator Warehouse, Catat Persyaratannya!
Memiliki hafalan Al-Qur’an juga menjadi salah satu syarat penting dalam pendaftaran beasiswa ini.
Hal ini mencerminkan komitmen terhadap nilai-nilai agama dan spiritualitas yang dijunjung tinggi oleh Baznas.
Pelamar juga diwajibkan untuk melampirkan ijazah SMA sebagai bukti kelulusan pendidikan sebelumnya.
Transkrip nilai terakhir dari perguruan tinggi juga harus disertakan dalam berkas pendaftaran untuk menunjukkan performa akademik terkini.
Rekomendasi dari tokoh masyarakat sesuai format Baznas menjadi syarat tambahan yang perlu dipenuhi agar proses seleksi lebih objektif dan transparan.