edukasi

OJK Gelar Edukasi Keuangan Mahasiswa di Makassar, Upaya Tingkatkan Literasi Keuangan Digital

Minggu, 20 Oktober 2024 | 05:55 WIB
OJK Gelar Edukasi Keuangan Mahasiswa di Makassar, Upaya Tingkatkan Literasi Keuangan Digital (OJK)

KLIK SAJA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong pengembangan inovasi teknologi sektor keuangan dan peningkatan literasi keuangan digital pada setiap lapisan masyarakat, termasuk kalangan akademisi.

Dilansir dari laman web resmi OJK, hal tersebut diwujudkan pada kegiatan Digination: Digital Financial Literacy yang diselenggarakan di Universitas Islam Makassar, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (18/10/24)

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto (IAKD) OJK Hasan Fawzi pada kuliah umum yang bertajuk “Peran Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK) dalam Membuka Peluang dan Tantangannya bagi Gen Z"

Baca Juga: Yuk Simak Rangkaian Acara Pelantikan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka Didaulat Presiden dan Wakil Presiden RI 2024-2029

Beliau menyampaikan bahwa sebagai pengguna teknologi yang aktif dengan tingkat adaptasi yang tinggi, mahasiswa memiliki peran penting dalam mendorong inovasi di sektor keuangan.

“Mahasiswa memiliki ide yang out-of-the-box dalam merancang produk dan layanan keuangan berbasis digital untuk memberikan solusi atas permasalahan di sektor keuangan”,ungkap Hasan Fawzi.

“Selain itu, mahasiswa dapat menjadi influencer dalam mendorong orang lain untuk menggunakan produk dan layanan keuangan," lanjut Hasan Fawzi.

Baca Juga: Presiden Jokowi Gelar Makan Siang Purnatugas Bersama Kabinet Indonesia Maju, Ucapkan Selamat Bertugas Kepada Prabowo

Hasan menekankan kepada para mahasiswa bahwa pemahaman yang baik tentang inovasi dan keuangan digital menjadi kunci dalam memastikan masyarakat dapat menggunakan produk dan layanan keuangan digital dengan bijak. 

“Semakin tinggi tingkat literasi keuangan digital maka semakin besar kemampuan masyarakat dalam mengenali risiko yang mungkin timbul saat menggunakan layanan keuangan digital, sehingga masyarakat dapat mengambil keputusan dan langkah yang tepat dalam mempergunakan layanan keuangan digital," ujar Hasan.

Berdasarkan data dari INDEF tahun 2023, indeks literasi digital Indonesia baru mencapai 62 persen dan yang paling rendah jika dibandingkan negara ASEAN yang rata-rata mencapai 70 persen.

Sementara survei SNLIK OJK pada tahun 2024 menyebutkan indeks literasi dan inklusi keuangan Indonesia baru mencapai 65 persen dan 75 persen.

Dalam rangka meningkatkan inovasi dan literasi keuangan digital, OJK telah mengeluarkan beberapa inisiatif untuk meningkatkan keterampilan digital bagi seluruh lini masyarakat.

Antara lain menyusun dan mensosialisasikan modul terkait inisiatif Literasi Keuangan Digital bagi masyarakat, mengembangkan Fintech Innovation Center OJK dalam upaya meningkatkan jumlah inovasi di sektor keuangan, dan memfasilitasi konsultasi terkait pengembangan industri ITSK.

Halaman:

Tags

Terkini