Selain itu, superintendent harus memastikan bahwa area dermaga dan anchorage sesuai dengan kebijakan perusahaan mengenai dampak lingkungan.
Hal ini mencakup pengelolaan limbah serta perlindungan terhadap ekosistem lokal agar tidak terganggu oleh aktivitas pelabuhan.
Proses dokumentasi pengapalan dan clearance kapal juga menjadi tanggung jawab superintendent.
Semua dokumen harus disiapkan dengan lengkap dan akurat agar tidak terjadi masalah saat kapal berlayar atau saat melakukan transshipment.
Lebih jauh lagi, superintendent harus menjamin bahwa semua proses yang dibutuhkan oleh sistem manajemen mutu dan keselamatan ditetapkan, diterapkan, serta dipelihara dengan baik.
Ini termasuk audit internal serta pelatihan bagi staf untuk memastikan mereka memahami prosedur keselamatan yang berlaku.
Membuat budget dan planning shipping juga merupakan bagian dari tugas seorang Port/Shipping Superintendent.
Anggaran yang tepat sangat penting untuk memastikan bahwa semua kegiatan operasional dapat dilakukan tanpa hambatan finansial.
Baca Juga: Mengenal Budaya Shukatsu, Kegiatan Mahasiswa Jepang Berburu Pekerjaan
Kualifikasi yang dibutuhkan oleh seorang Port/Shipping Superintendent antara lain :
1. Pendidikan formal: Min ANT 3 / Sarjana Perkapalan
2. Pendidikan non formal: Komputer Ms Office dan bahasa Inggris
3. Memiliki kemampuan manajemen perkapalan/Pelabuhan
4. Teknik komunikasi yang baik
Memiliki kemampuan mengelola security system pelabuhan ( PFSO)