Tanpa kehadiran Welber, pelatih harus mencari alternatif lain untuk mengisi posisinya.
Sementara itu, PSSI telah mengumumkan daftar skuad final pada tanggal 22 September lalu tanpa mencantumkan nama Welber.
Ini menunjukkan bahwa proses seleksi dan pendaftaran pemain dilakukan dengan ketat dan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Dalam dunia sepak bola, keputusan seperti ini sering kali diambil demi kepentingan tim secara keseluruhan.
Pelatih harus memastikan bahwa semua anggota tim memiliki komitmen yang sama terhadap tujuan bersama.
Situasi ini juga menjadi pelajaran bagi para pemain muda lainnya tentang pentingnya disiplin dan tanggung jawab.
Dengan demikian, meskipun ada harapan besar terhadap potensi Welber sebagai pemain muda berbakat, ketidakhadirannya kali ini menjadi sebuah kehilangan bagi Timnas U-20 Indonesia.***