KLIK SAJA - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Ankara di Turki kembali membuka kesempatan bagi individu yang berdedikasi untuk bergabung.
Dikenal sebagai misi diplomatik Indonesia untuk Republik Turki, KBRI Ankara terletak di Jalan Prof. Dr. Aziz Sancar, Çankaya. Selain di Ankara, Indonesia juga memiliki konsulat jenderal di Istanbul.
Pada bulan September 2025 ini, KBRI Ankara membuka lowongan kerja terbaru untuk posisi Staf Fungsi Administrasi.
Lowongan ini terbuka bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Turki maupun Warga Negara Turki sendiri.
Baca Juga: Tradisi Antar Ajung: Budaya Larung Sesaji Perahu Kecil dari Sambas
Ada satu posisi yang dibutuhkan, dan calon kandidat harus memenuhi serangkaian kualifikasi ketat.
Persyaratan umum yang ditetapkan meliputi usia antara 22 hingga 40 tahun per Oktober 2025 dan minimal berpendidikan D-3.
Selain itu, kandidat juga harus sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan berbahasa Inggris dan Turki dengan baik.
Kemampuan mengoperasikan Microsoft Office, Canva, dan memiliki surat izin mengemudi (SIM) Internasional atau Turki juga menjadi syarat wajib.
KBRI Ankara mencari sosok yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga integritas.
Kandidat tidak boleh berstatus pelajar/mahasiswa, terikat kontrak kerja lain, atau menjadi anggota partai politik.
Baca Juga: Mengenal Ojhung, Budaya Duel ala Madura yang Mirip Kendo Jepang
Mereka juga harus bebas dari catatan kriminal.
Hal penting lainnya adalah kemampuan bekerja sama, kejujuran, disiplin, dan kesediaan bekerja di bawah tekanan serta di luar jam kerja.
Artikel Terkait
PT Nippon Indosari Corpindo Tbk Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan D3 dan SMA/SMK di Batam, Simak Rinciannya!
Peluang Karier di Industri Makanan dan Minuman, PT Forisa Nusapersada Buka Lowongan untuk 3 Posisi Ini!
Shopee Express Butuh Recruiter Handal di Bandung, Punya Pengalaman 6 Bulan Bisa Langsung Melamar
PT Triputra Agro Persada Tbk Tawarkan Program MT Menjanjikan, Ini Syarat Lengkap dan Jadwal Seleksi untuk Lulusan Baru!
Pela Gandong: Perekat Perdamaian Masyarakat Maluku yang Majemuk