Memahami Tes Learning Agility, Salah Satu Bahan Ujian RBB 2025

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Minggu, 27 April 2025 | 12:47 WIB
ilustrasi pola tes learning agilty (berbagai sumber)
ilustrasi pola tes learning agilty (berbagai sumber)

KLIK SAJA - Dalam rangkaian Rekrutmen Bersama BUMN 2025, salah satu komponen penting yang akan diujikan kepada para peserta adalah tes learning agility.

Tes ini tentunya menjadi instrumen krusial untuk mengukur sejauh mana calon karyawan mampu beradaptasi, belajar dari pengalaman, serta berkembang dalam berbagai situasi baru.

Menurut informasi resmi dari FHCI BUMN, tes learning agility akan dilaksanakan dalam tahap kedua seleksi online, bersamaan dengan tes Bahasa Inggris serta pemeriksaan perangkat peserta.

Pelaksanaannya dijadwalkan pada minggu kedua hingga ketiga Mei 2025, sehingga para peserta harus mempersiapkan diri dengan matang.

Apa Itu Tes Learning Agility?

Mengacu pada buku Learning Agility: Unlock the Lessons-of-Experience karya George Hallenbeck, learning agility didefinisikan sebagai kecepatan seseorang dalam belajar dan beradaptasi dari pengalaman hidup. Tes ini mengukur empat dimensi utama, yaitu:

  • Mental Agility: Kemampuan berpikir kritis dan kreatif.
  • People Agility: Kemampuan berinteraksi dan membangun hubungan dengan orang lain.
  • Change Agility: Kesiapan menerima perubahan dan inovasi.
  • Results Agility: Kemampuan mencapai hasil dalam situasi yang menantang.

Menariknya, penilaian dalam tes learning agility lebih objektif dibandingkan self-rating biasa, karena seringkali seseorang tidak sadar penuh atas kapabilitas dirinya.

Dalam konteks BUMN, tes ini berguna untuk memastikan bahwa individu terpilih benar-benar siap menghadapi tantangan dinamis di masa depan.

Contoh Soal Learning Agility

Untuk memberikan gambaran, berikut adalah contoh tipe soal yang mungkin dihadapi:

  • Jika saya mendengar kata baru, saya mencari tahu artinya: (Pilihan dari "Hampir Tidak Pernah" hingga "Selalu")
  • Saya nyaman bertanya saat tidak tahu jawabannya.
  • Saya mudah beradaptasi ketika pekerjaan saya berubah drastis.

Beberapa soal juga bersifat reverse-scored, misalnya: "Saya tidak berusaha belajar dari kesalahan saya," di mana jawaban yang mengarah pada sering justru menunjukkan learning agility yang rendah.

Tips Menjawab Tes Learning Agility

  1. Jujur dan Objektif
    Jawablah berdasarkan perilaku nyata, bukan berdasarkan keinginan terlihat baik. Jawaban jujur lebih membantu sistem dalam mengevaluasi potensi Anda secara akurat.
  2. Pahami Situasi yang Digambarkan
    Bayangkan diri Anda dalam kondisi serupa, lalu refleksikan pengalaman nyata untuk menjawab.
  3. Gunakan Skala Jawaban dengan Proporsional
    Hindari kecenderungan memilih jawaban ekstrem kecuali benar-benar sesuai dengan kebiasaan Anda.
  4. Refleksi Diri Berdasarkan Pengalaman
    Fokuslah pada pengalaman aktual dalam bekerja, berinteraksi, atau menyelesaikan masalah, bukan pada harapan atau asumsi.
  5. Berpikir tentang Pembelajaran dari Pengalaman
    Renungkan bagaimana Anda menerima kritik, menghadapi perubahan, dan bangkit dari kegagalan — aspek-aspek ini kunci untuk mengukur learning agility.

Memahami dan mempersiapkan diri menghadapi tes learning agility menjadi langkah penting untuk sukses di RBB BUMN 2025.

Tidak hanya kecerdasan akademik yang diukur, namun juga seberapa siap Anda untuk belajar, berkembang, dan berkontribusi dalam lingkungan BUMN yang dinamis.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

X