KLIK SAJA - Sejumlah peraih penghargaan Habibie Prize 2024 memberikan dukungan kuat agar penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) kembali ke Indonesia dan berkontribusi di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
Di antara mereka adalah Prof. Anita Lie MA EdD, seorang pakar kebijakan pendidikan, dan Prof.
Brian Yuliarto ST MEng PhD, seorang ahli dalam rekayasa nanomaterial.
Menurut Prof. Anita, kesempatan yang diberikan kepada penerima beasiswa LPDP sangat berharga untuk mengembangkan ilmu pengetahuan di Indonesia, demikian dirangkum kliksaja.id, pada 12 November 2024.
Prof. Anita menekankan pentingnya kolaborasi antara lulusan LPDP dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), pemerintah, serta institusi lainnya setelah mereka kembali ke Tanah Air.
Ia menyatakan bahwa BRIN telah membuka berbagai peluang bagi lulusan LPDP untuk berkontribusi dalam riset dan inovasi yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan teknologi di Indonesia.
“Dari Kepala BRIN sudah ada tadi dibuka kesempatan-kesempatan agar lulusan LPDP itu bisa kembali pulang, supaya bisa berkontribusi,” ungkapnya.
Pernyataan ini disampaikan oleh Prof. Anita usai menerima penghargaan Habibie Prize 2024 di bidang Ilmu Sosial, Ekonomi, Politik, dan Hukum yang berlangsung di Auditorium Sumitro Djojohadikusumo, Gedung BJ Habibie, BRIN, Jakarta pada tanggal 11 November 2024.
Penghargaan ini merupakan pengakuan atas kontribusi signifikan para ilmuwan dalam memajukan ilmu pengetahuan di Indonesia.
Sementara itu, Prof. Brian Yuliarto juga mendukung inisiatif ini dengan menekankan bahwa kembalinya para penerima beasiswa LPDP akan membawa dampak positif bagi perkembangan riset di tanah air.
Ia percaya bahwa pengalaman internasional yang didapatkan selama studi dapat diterapkan untuk memecahkan berbagai masalah lokal yang ada di Indonesia.
Kedua akademisi ini sepakat bahwa investasi dalam pendidikan tinggi melalui beasiswa LPDP harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para penerimanya.