klikSAJA.id, MAKASSAR—Banjir belum juga surut hingga Selasa pagi pukul 10.00 WITA di kawasan pemukiman Pattene, Kelurahan Sudiang. Air setinggi 50 cm masih terlihat pada Selasa (14/02/2023), padahal di sebagian daerah di Kota Makassar kondisi sudah normal kembali sejak Senin Sore.
Banjir belum surut itu terlihat ketika Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto turun langsung mengunjungi pengungsi untuk memastikan kondisi warganya baik-baik saja.
Banjir belum surut berlokasi di Perumahan Pattene Permai, Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya.
Baca Juga: Gembiranya Pengungsi Dikunjungi Wali Kota Makassar
Danny bersama beberapa OPD terkait menyusuri banjir yang belum surut untuk membawa bantuan berupa selimut, obat-obatan dan sembako.
Sesampainya di tempat pengungsian, Danny langsung menanyakan kebutuhan warga. Nyatanya, warga membutuhkan air bersih dan tambahan perahu rakitan.
Danny pun langsung menghubungi PDAM untuk segera membawa dua tangki besar air bersih untuk digunakan oleh pengungsi.
Baca Juga: Danny Pomanto Pantau Banjir Begini Gayanya
“Diantara puluhan tempat pengungsian kemarin ini sisa tiga lokasi yang masih ada pengungsian. Saya hadir di sini untuk memastikan warga saya dalam keadaan sehat dan kebutuhannya terpenuhi. Tentunya kondisi geografis yang cukup rawan. Lokasi ini dikelilingi perbatasan Sungai Bone Lengga. Sungai ini yang meluap,” ucapnya, Selasa (14/02/2022).
Pada kesempatan yang sama, Danny sapaan akrabnya mengapresiasi warga Puri Pattene yang telah membentuk tim relawan dari masyarakat setempat.
“Dua tangki besar sudah menuju ke tempat pengungsi. Saya juga sudah minta dibuatkan lagi 5 perahu rakitan. Ini bentuk apresiasi kita kepada warga sini karena sebelumnya mereka sudah membuat perahu rakitan sendiri. Saya apresiasi warganya di sini sangat kreatif dan peduli,”ungkapnya.
Baca Juga: Makassar Banjir 1 Meter, 1.973 Jiwa Mengungsi
Danny yang memastikan kondisi warganya ini berharap agar air cepat surut dan tetap kuat menghadapi bencana yang sedang dialami kota Makassar.
Sementara, Camat Biringkanaya, Benyamin mengungkapkan sebanyak tiga kelurahan yang terdampak banjir yakni Kelurahan Sudiang, Kelurahan Katimbang dan Paccerakkang.
“Jumlah pengungsi di Kecamatan masjid Khadijah Pattene Kelurahan Sudiang sebanyak 485 orang, Kelurahan Katimbang sebanyak 281 orang, Kelurahan Paccerakkang 89 orang,” tuturnya. ***