Surabaya Pamungkas: Tour 8 Kota Ikafe Unhas Pancarkan Energi Persaudaraan dan Keberagaman

photo author
Hariyani, Klik Saja
- Rabu, 19 April 2023 | 11:35 WIB
Suasana buka puasa Ikafe Unhas
Suasana buka puasa Ikafe Unhas

KlikSaja, Surabaya--Tour Ramadhan 8 kota Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi (Ikafe) Unhas berakhir di Surabaya, Sabtu (15/4/2023). Kota Pahlawan menjadi penutup rangkaian kegiatan buka puasa, ceramah agama, tarawih keliling, dan santunan dhuafa.

Ketua Bidang Pengkajian Ilmiah dan Isu Strategis PP Ikafe 2022-2026, Prof. Dr. Wasiaturahma, SE sebagai tuan rumah di Surabaya, merasa senang karena silaturahmi antara alumni lintas angkatan Ikafe dan komunitas Sulsel bisa terwujud di Surabaya.

"Walau datangnya agak mepet, karena Surabaya juga sangat macet, namun dihadiri angkatan 80-an dan 90-an yang umumnya berprofesi sebagai entrepreneur, pegawai swasta dan dosen," kata Prof Rahma yang menyiapkan menu istimewa Kaldu Kokor dan Nase' Jajan Pamekasan.

Sebelumnya, secara estafet marathon Ikafe Unhas menyebar kebaikan ramadhan di Jabodetabek, Palu (Sulawesi Tengah), Makassar (Sulawesi Selatan), Mamuju (Sulawesi Barat), Sorong (Papua Barat), Balikpapan (Kalimantan Timur), Bandung (Jawa Barat).

Baca Juga: Prof Idrus A Paturusi Puji Cara Danny Pomanto Pimpin Ika Unhas Sulsel

Kegiatan di berbagai kota ini bervariasi dan sarat keunikan, kreativitas, keberagaman, dan militansi alumni untuk berkontribusi besar, meski dengan kekuatan terbatas dan waktu persiapan mepet di sela-sela kesibukan alumni yang padat. Namun dengan energi siri’ napacce alumni dan berlomba-lomba mengejar kebaikan di bulan Ramadan, kegiatan ini begitu kuat kesan persahabatan, egalitarian, gaul, milenial, dan canda ria khas Ikafe.

Dari Jabodetabek, buka puasa di rumah Mashud Andi Masdjono, Bintaro, begitu bermakna karena diselingi cerita ringan alumni dan makan liwetan bersama.
Sementara di Hotel Atlet Century Senayan, keakraban dan canda tawa dengan kehadiran tokoh lintas angkatan plus alumni milenial Ikafe.

Di Kota Palu, energi persaudaraan Ikafe juga terasa di rumah Anny Abdullah Suara di tepi pantai kawasan Citra Land, menjamu alumni dan anak yatim piatu sangat menyentuh, dengan berbagai makanan khas dan bingkisan yang membahagiakan. Dihadiri oleh Dekan FEB Universitas Tadulako, yang juga alumni Unhas.

Di Kota Makassar, tour Ramadan Ikafe semakin meledak. Lima hari berturut, buka puasa dan tarawih keliling digelar. Dibanjiri living legend Ikafe yang kini jadi tokoh dan menampuki posisi strategis di Sulsel.

Selain itu dari acara buka puasa angkatan 84, menghadirkan 170 anak yatim piatu. Lebih banyak dari yang menyumbang. Di Hotel Rinra, Ecosolid 91 dengan alumni non-muslim hadir sebagai panitia dan pioner, menjadi menjadi tanda jelas keberagaman adalah kekuatan utama Ikafe.

Baca Juga: Astra Dukung Indonesia di Hannover Messe 2023

Menu Mandar yang hadir di kediaman Rosmala Arifin, Direktur Bank Sulsel menjadi trending berminggu-minggu di Grup WA Ikafe. Maklum saja, menu Mandar seperti Tumpi-tumpi, Putu Tongka, Bau Piapi, Penja, Samosa terbilang menu langka dan sedapnya keterlaluan.

Hal berbeda justru ditampilkan angkatan 1988. Kompak dan berkelas menyajikan menu-manu khas Sulsel di Hotel Sultan Alauddin ala-ala Potluck. Sehingga membuat bingung alumni yang hadir, menu mana yang dahulu disantap.

Di rumah Prof. Marzuki DEA ditayangkan live melalui youtube sehingga bisa ditonton dari berbagai kota. Bahkan anak Prof Marzuki dari Jepang juga turut hadir dalam kanal tersebut. Selain itu nampak hadir angkatan sangat senior seperti koordinator Rustam Arsyad (koordinator 1975) dan Andi Yusniati Zainuddin (komandan 1981).

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Hariyani

Tags

Rekomendasi

Terkini

X