KlikSAJA, Jakarta--Varian Covid-19 Arcturus disebut telah masuk ke Indonesia. Terdapat dua penderita yang berhasil dideteksi Kementerian Kesehatan RI.
Varian baru ini juga tengah jadi perhatian di India dan Inggris. Para ahli menyebut salah satu gejala Covid-19 Arcturus adalah mata merah dan gatal.
Dokter Anak dan Mantan Kepala Komite Imunisasi Akademi Pediatri India, Vipin Vashishtha mengatakan, penyebaran Arcturus di India membawa gejala baru yakni berupa konjungtivitis yang membuat mata merah, gatal, dan lengket.
"Fenotipe kanak-kanak sepertinya muncul," kata Vashishtha seperti dikutip KlikSAJA dari Birmingham Live.
Sementara itu, Konsultan Kesehatan Umum di Madhukar Rainbow Children's Hospital, S. K. Nakra, menyebut infeksi mata merah dilaporkan dalam beberapa kasus.
Baca Juga: Jelang Cuti Lebaran, Covid-19 Varian Baru Muncul Lagi
"Mata merah dan lengket (konjungtivitis) juga telah dilaporkan beberapa dokter. Bagaimanapun ini terlihat ada strain sebelumnya pada sekitar 1-3 persen pasien Covid. Terlalu dini untuk mengatakan bahwa mata merah ini lebih umum terjadi pada varian XBB 1.16 (Arcturus)," katanya.
Senada dengan Nakra, Richard Reitinger, ahli epidemiologi penyakit infeksi, menyebut terlalu dini untuk menyebut ada perubahan gejala Covid-19.
Beda Gejala Pasien di Indonesia
Sementara itu Covid-19 subvarian Omicron Arcturus atau XBB 1.16 dilaporkan teridentifikasi dua pasien di Indonesia.
"Ada dua kasus [Covid-19 Arcturus] di DKI Jakarta dan sudah sembuh semua," ujar Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi pada Kamis (13/4/2023).
Pasien itu dilaporkan mengalami gejala ringan dan menjalani isolasi mandiri. Pasien di Indonesia mengalami gejala Covid Arcturus tanpa mata merah.****