KLIK SAJA - Karang adalah organisme laut kecil yang hidup dalam kelompok-kelompok di dasar laut, setiap kelompok berisi ratusan atau bahkan ribuan individu.
Hewan karang disebut polip yang digambarkan seperti sejenis bentuk organisme yang panjang dan tipis yang sering melebar di salah satu ujungnya seperti vas.
Pangkal karang menempel pada permukaan yang padat, seperti batu.
Di bagian atas, tentakel penyengat tumbuh di sekitar mulut dan menangkap plankton yang hanyut lewat.
Baca Juga: Mengenal Kuliner Hangi dari Selandia Baru, Warisan Leluhur Suku Maori
Banyak spesies karang membangun struktur berpori yang disebut terumbu karang.
Jenis karang yang membangun terumbu sering disebut "karang keras", "karang berbatu", atau "karang pembentuk terumbu".
Polip karang pembentuk terumbu mengeluarkan zat kimia yang mengeras di sekitar tubuh lunaknya.
Ketika polip mati, struktur keras ini tetap tertinggal dan polip baru dapat menempel padanya.
Siklus ini berulang dari waktu ke waktu, membentuk struktur rumit dengan bentuk yang berbeda, misalnya, karang tanduk rusa ( Acropora cervicornis ) mendapatkan namanya dari cabang-cabangnya yang seperti tanduk rusa.
Baca Juga: Mengenal Apa Itu Fluoresensi, Fenomena Cahaya Berpendar Yang Banyak Manfaatnya
Lalu ada Karang otak ( Diploria labyrinthformis ) yang berbentuk seperti otak.
Kebanyakan karang pembentuk terumbu mengandung zooxanthellae, mikroba fotosintetik yang hidup di dalam polip karang.
Sama seperti tumbuhan, zooxanthellae menggunakan sinar matahari untuk membuat gula, yang dimakan oleh karang.