Kontrol internal ini membantu hewan endotermik bertahan hidup dalam berbagai suhu eksternal, walau demikian jenis hewan ini membutuhkan banyak energi dari makanan.
Sedangkan Hewan ektotermik terkadang disebut "berdarah dingin", hewan ini meliputi ikan, reptil, amfibi, dan invertebrata.
Hewan ektotermik tidak dapat menaikkan atau menurunkan produksi panas internalnya, mereka mengendalikan suhu tubuh mereka dengan cara lain.
Misalnya, reptil mungkin berjemur di bawah sinar matahari untuk menghangatkan diri atau mencari tempat teduh untuk mendinginkan diri.
Ikan juga dapat berpindah antara perairan yang lebih hangat dan lebih dingin.
Hewan ini menggunakan sumber luar untuk menghangatkan diri dan mendinginkan diri membutuhkan lebih sedikit energi makanan.
Mengapa hewan perlu mengendalikan suhu tubuhnya? Jika air di dalam tubuh hewan membeku, sel-selnya dapat pecah.
Jika makhluk hidup kepanasan, protein di dalam selnya dapat berhenti bekerja.
Dan banyak bentuk kehidupan harus mempertahankan kisaran suhu tubuh yang sempit untuk memastikan reaksi kimia di dalam sel berjalan dengan baik.***