Apa Itu Hewan Ektotermik dan Endodermik? Perbedaan Makhluk Hidup Pada Penyesuaian Suhu

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Senin, 20 Januari 2025 | 09:10 WIB
Berang-Berang (ektotermik), Ikan (endodermik) berbagi ekosistem yang sama (freepik)
Berang-Berang (ektotermik), Ikan (endodermik) berbagi ekosistem yang sama (freepik)

KLIK SAJA – Pernahkah kamu berpikir manusia yang tinggal di kutub utara membutuhkan jaket tebal berlapis-lapis untuk menjaga suhu tubuh, apakah hanya sekedar kedinginan.

Lalu kita juga melihat walaupun pada suhu ekstrem ternyata ikan salmon masih bisa hidup di perairan daerah Atlantik Utara yang sangat dingin.

Sistem pengendalian suhu setiap hewan ternyata memiliki perbedaan, maka kita sering mendengar hewan berdarah panas (ektotermik) dan hewan berdarah dingin (endodermik), mari kita kupas perbedaannya.

Baca Juga: Mengenal Mata Majemuk, Konsep Penglihatan Yang Dimiliki Serangga

Hewan endotermik dan hewan ektotermik adalah dua jenis hewan yang dalam mengendalikan suhu tubuh mereka dengan cara yang berbeda.

Hewan endotermik dapat mengendalikan seberapa banyak panas yang mereka hasilkan secara internal untuk mempertahankan suhu tubuh tertentu.

Jadi, mereka cenderung mempertahankan suhu yang sama tidak peduli suhu lingkungan mereka berubah.

Sementara itu, hewan ektotermik terutama bergantung pada sumber panas luar untuk mengendalikan suhu tubuh mereka.

Akibatnya, mereka cenderung melakukan pemanasan dan pendinginan sesuai dengan lingkungan mereka.

Hewan endotermik terkadang disebut "berdarah panas", fauna tersebut termasuk burung dan mamalia.

Baca Juga: Mengenal Megalodon, Hiu Terbesar Yang Pernah Hidup di Muka Bumi

Itulah sebabnya tubuh manusia bersuhu sekitar 37° Celsius (98,6° Fahrenheit) baik di musim panas maupun musim dingin.

Hewan endotermik dapat meningkatkan produksi panas internal mereka saat mereka kedinginan, atau menurunkannya saat mereka kepanasan.

Mereka juga dapat menggigil untuk menghangatkan diri, atau berkeringat atau terengah-engah untuk mendinginkan diri.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Tags

Rekomendasi

Terkini

X