teknologi

Mengenal Teleskop, Ikhtiar Manusia Pecahkan Misteri Alam Semesta

Jumat, 17 Januari 2025 | 09:30 WIB
Ilustrasi seseorang mengamati benda langit dengan teleskop (i stock)

Banyak pula orang yang menyebutnya sebagai teropong Galileo.

Dan setelah pembuatan teropong ini, Galileo kemudian sering membuat berbagai jenis teleskop sampai kemudian berhasil melakukan beberapa penemuan di bidang astronomis.

Teleskop optik mengumpulkan dan memfokuskan cahaya terutama dari bagian spektrum yang tampak.

Maka dengan kata lain, cahaya yang dapat kita lihat.

Teleskop ini menggunakan lensa kaca atau cermin, kita dapat memasang teleskop jenis ini di halaman belakang rumah.

Maka dengan teleskop ini, kita dapat melihat kawah di bulan atau bulan-bulan Jupiter.

Baca Juga: Bagaimana Seandainya Godzilla dan King Kong Hidup di Dunia Nyata

Beberapa teleskop optik besar ditempatkan di observatorium di darat. Yang lainnya dikirim ke luar angkasa, di mana pandangan mereka tidak kabur oleh atmosfer Bumi. Teleskop Luar Angkasa Hubble adalah salah satu contohnya.

Teleskop lain mengamati berbagai jenis cahaya, piringan besar yang berada di darat mengumpulkan gelombang radio dari luar angkasa.

Banyak observatorium radio di seluruh dunia bekerja sama untuk menghasilkan gambar pertama lubang hitam.

Teleskop Luar Angkasa James Webb yang baru mengumpulkan cahaya inframerah.

Observatorium ini telah memperoleh pandangan paling jelas sejauh ini dari bagian terjauh alam semesta.

Teleskop lain dibuat untuk mengumpulkan sinar-X, sinar gamma, atau cahaya ultraviolet.

Menggunakan berbagai jenis teleskop untuk melihat objek yang sama dapat memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang sumber cahaya tersebut dibandingkan dengan hanya menggunakan satu teleskop saja.***

Halaman:

Tags

Terkini