KLIK SAJA - Akhir-akhir ini, masyarakat mulai merasakan ‘kekhawatiran’ mengenai teknologi yang berpotensi menggantikan peran sumber daya manusia (SDM).
Banyak individu juga merasa cemas bahwa mereka akan berada di bawah kendali teknologi di masa depan.
Dalam dunia kerja, kekhawatiran ini semakin nyata dengan munculnya berbagai teknologi yang dirancang untuk mengambil alih tugas-tugas yang sebelumnya dilakukan oleh manusia.
Stella Christie, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi (Wamen Dikti) Sains dan Teknologi, mengangkat isu ini dalam siniar YouTube Kick Andy yang ditayangkan pada hari Senin, 5 Januari 2025.
Baca Juga: Tahun 2024 Tercatat Sebagai Suhu Terpanas Sepanjang Sejarah Manusia Modern
Stella melihat fenomena teknologi yang kian berkembang pesat di masa kini sebagai hal benar adanya, seraya membenarkan manusia telah kalah oleh teknologi.
Lantas, apa saja hal yang disoroti Wamen Dikti itu terkait kekhawatiran masyarakat dalam dunia teknologi masa kini yang berkembang pesat? Berikut ini ulasan selengkapnya.
AI Jauh Lebih 'Ingat' daripada Manusia
Dalam kesempatan yang sama, Stella memberikan ilustrasi mengenai keberadaan kecerdasan buatan (AI) dalam sektor teknologi.
Baca Juga: Mengenal Gua Liang Bua, Tempat Ditemukannya Manusia Hobbit Yang Mendunia
“Pada kenyataannya, jika kita melihat situasi saat ini di beberapa bidang, manusia sudah kalah dibandingkan dengan teknologi,” ujarnya.
Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia tersebut menyebutkan bahwa AI memiliki kemampuan yang lebih unggul daripada manusia dalam hal memori atau daya ingat.
“Sebagai contoh, jika kita membahas tentang memori atau daya ingat, jelas bahwa AI dan teknologi jauh lebih mampu mengingat dibandingkan manusia yang sering kali lupa,” tambahnya.
Tabungan Pengetahuan Manusia Terbatas