Cek Dimana Saja Pembangkit Listrik dari Hidrogen Hijau di Indonesia dan Apa Dampaknya Bagi Lingkungan?

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Sabtu, 26 April 2025 | 08:18 WIB
PLN Indonesia Power kembangan Pembangkit Hidrogen Hijau (PLN)
PLN Indonesia Power kembangan Pembangkit Hidrogen Hijau (PLN)

KLIK SAJA - Indonesia terus melangkah maju dalam transisi energi bersih. Salah satu terobosan paling menjanjikan datang dari pemanfaatan hidrogen hijau, energi ramah lingkungan yang dihasilkan dari sumber daya terbarukan.

PLN Indonesia Power (PLN IP) kini menjadi pionir dalam pengembangan energi ini dengan membangun 13 fasilitas Green Hydrogen Plant (GHP) yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Fasilitas GHP tersebut merupakan bagian dari upaya PLN IP mendukung target pemerintah untuk mencapai Net Zero Emissions pada 2060.

Menariknya, semua teknologi dalam proyek ini merupakan karya insinyur PLN Group sendiri dan menggunakan sumber daya dari dalam negeri.

Artinya, pengembangan ini tidak hanya ramah lingkungan, tapi juga memperkuat kemandirian energi nasional itu sendiri.

Lokasi Pembangkit Hidrogen Hijau di Indonesia

GHP ini tersebar di berbagai jenis pembangkit, mulai dari pembangkit tenaga uap (PLTU), pembangkit listrik tenaga gas dan uap (PLTGU), hingga panas bumi (PLTP). Berikut daftar lokasi GHP:

  • PLTU Pangkalan Susu
  • PLTU Suralaya 1–8
  • PLTGU Cilegon
  • PLTU Labuan
  • PLTU Lontar
  • PLTGU Tanjung Priok
  • PLTU Pelabuhan Ratu
  • PLTGU Tambak Lorok
  • PLTG Pemaron
  • PLTU Grati
  • PLTU Adipala
  • PLTP Kamojang

PLTP Kamojang menjadi fasilitas panas bumi pertama yang memproduksi hidrogen hijau di Indonesia, menjadikannya simbol penting kolaborasi antara energi terbarukan dan inovasi teknologi.

Manfaat dan Pemanfaatan Hidrogen Hijau

Dengan kapasitas produksi mencapai 80 ton hidrogen hijau per tahun, sebanyak 32 ton digunakan untuk operasional pembangkit, seperti pendingin generator.

Kemudian, sisa 48 ton bisa dimanfaatkan untuk sektor lain, termasuk transportasi dan industri.

PLN IP bahkan mengembangkan Hydrogen Refueling Station (HRS) sebagai infrastruktur pendukung kendaraan berbahan bakar hidrogen.

Bukan hanya itu, konversi hidrogen menjadi amonia hijau juga tengah diuji coba sebagai bahan bakar primer PLTU.

Uji coba ini telah dilakukan di PLTU Labuan dengan menggunakan 50 ton amonia hijau dan tingkat cofiring sebesar tiga persen selama delapan jam.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: PLN

Tags

Rekomendasi

Terkini

X