KLIK SAJA - Kematian yang mengerikan bisa menjelaskan ekspresi ngeri di wajah salah satu mumi Mesir.
Mumi ini sangat terkenal di kalangan peneliti sejarah Mesir Kuno, karena kondisi sang mumi tampak dalam kondisi berteriak saat mati.
Kondisinya yang mengerikan itu tentunya menarik banyak untuk diteliti apa penyebabnya.
Jenazahnya digali pada tahun 1930-an di kota Thebes, Mesir kuno.
Baca Juga: Bagaimana Seandainya Godzilla dan King Kong Hidup di Dunia Nyata
Jenazahnya ditemukan di ruang pemakaman sekitar 3.500 tahun yang lalu, mumi wanita yang tidak disebutkan namanya itu tampak menunjukkan ekspresi kesakitan atau ketakutan dengan mulut menganga.
Ekspresi itu membuatnya mendapat julukan "Wanita yang Menjerit".
Kini, penelitian menunjukkan bahwa ekspresinya disebabkan oleh reaksi otot langka saat kematian.
Reaksi ini disebut kejang kadaver, yaitu suatu keadaan kekakuan otot yang tiba-tiba pada seseorang yang meninggal karena kekerasan di bawah tekanan fisik dan emosional yang ekstrem.
Baca Juga: Apa Itu Zaman Batu, Periode Manusia Paling Misterius Awali Peradaban
Sahar Saleem dan Samia El-Merghani membagikan temuan ini pada tanggal 2 Agustus 2024 di Frontiers in Medicine .
Saleem adalah seorang ahli radiologi, ia bekerja di Universitas Kairo di Mesir.
Sementara El-Merghani adalah seorang antropolog, yang juga tinggal di Kairo.
Ia adalah seorang konservator mumi di Kementerian Pariwisata dan Purbakala Mesir.