Tercatat, negara Kamerun yang menjadikan singa sebagai bentuk kekuatan negaranya.
Walau di Asia, habitat singa cukup jarang, dan hanya ditemukan di India, ternyata justru banyak yang menggunakannya sebagai simbol.
Paling kentara adalah negara Singapura, yang jelas-jelas menggunakan nama “singa” sebagai nama negaranya, padahal di sana tak ditemukan hewan ini.
Pada kebudayaan Jawa, hewan singa ternyata mendapat kehormatan pada masyarakatnya.
Sebagai contoh salah satu kerajaan Hindu Budha pada abad 11 di Jawa, ada yang menggunakan nama singa, yaitu “Singosari”.
Singa juga dianggap sebagai posisi tertinggai dalam rantai makanan, mungkin faktor ini jugalah, dimana orang menganggap hewan ini sebagai rajanya ekosistem.
Singa adalah anggota dari keluarga kucing, panjang rata-rata tubuh singa dewasa adalah sembilan kaki dan beratnya bisa mencapai 500 pon.
Hewan ini juga dianggap sebagai kucing besar yang tampilan fisiknya paling menawan, utamanya bagi pejantan.
Singa jantan dewasa bernampilan sangat anggun dengan tambahan rambutnya yang menawan, seolah sebagai pembeda dengan keluarga kucingnya.
Jadi itulah sebab, kenapa singa sering dianggap sebagai “Raja Rimba” atau Rajanya para hewan.***