Penjahat Siber Makin Canggih, Serang Gamer Anak-anak Pakai Modus Ini!

photo author
- Sabtu, 5 Oktober 2024 | 20:54 WIB
Penjahat Siber Makin Canggih, Serang Gamer Anak-anak Pakai Modus Ini! (Tangkapan Layar Instagram / @teknologi_id)
Penjahat Siber Makin Canggih, Serang Gamer Anak-anak Pakai Modus Ini! (Tangkapan Layar Instagram / @teknologi_id)

 

KLIK SAJA - Perusahaan keamanan siber Kaspersky telah melakukan penyelidikan mendalam mengenai eksploitasi permainan video game yang menyasar anak-anak.

Penyelidikan ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis ancaman yang muncul dari penggunaan video game oleh kalangan muda.

Hasil dari penyelidikan tersebut menunjukkan bahwa kejahatan siber yang memanfaatkan video game untuk menyerang anak-anak meningkat hingga 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu 2023, demikian dikutip kliksaja.id dari akun Instagram teknologi_id, pada 5 Oktober 2024,.

Dalam analisisnya, Kaspersky menemukan bahwa lebih dari 132.000 pemain game, yang sebagian besar terdiri dari anak-anak dan remaja, telah menjadi target kejahatan di dunia maya.

Baca Juga: 2 Film Horor Indonesia yang Bakal Tayang Bulan Oktober 2024, Jangan Lupa Nonton!

Ini menunjukkan betapa rentannya kelompok usia ini terhadap berbagai bentuk serangan siber.

Para peneliti Kaspersky melakukan analisis terhadap ancaman-ancaman tersembunyi dalam video game populer yang sering dimainkan oleh anak-anak selama periode 1 Juli 2023 hingga 30 Juni 2024.

Dari hasil penelitian tersebut, terungkap bahwa terdapat lebih dari 6,6 juta percobaan serangan yang dilakukan melalui merk-merk game anak-anak sebagai umpan eksploitasi.

Ancaman ini tidak hanya bersifat fisik tetapi juga psikologis, mengingat banyak anak-anak yang tidak menyadari risiko yang ada saat bermain game online.

Baca Juga: Lowongan Kerja Arsitek di Semarang PT Putra Tunggal Development! Penempatan Kendal

Dalam penelitian ini, terdapat 18 game yang diteliti secara mendalam.

Sebagian besar percobaan serangan tersebut menyasar beberapa game populer seperti Roblox, Among Us, dan Minecraft.

Game-game ini dikenal luas di kalangan anak-anak dan remaja, sehingga menjadikannya target empuk bagi para pelaku kejahatan siber.

Kaspersky mencatat bahwa modus operandi para penyerang sering kali melibatkan teknik manipulatif untuk menarik perhatian pemain muda.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Sumber: Instagram @teknologi_id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X