politik

'Perut Masyarakat Indonesia Kenyang Berkelanjutan' Mimpi Besar Prabowo Subianto

Senin, 22 Januari 2024 | 13:42 WIB
'Perut Masyarakat Indonesia Kenyang Berkelanjutan' Mimpi Besar Prabowo Subianto (Istimewa)

Politik, Klik Saja - Komandan Tim Komunikasi TKN Prabowo Gibran, Budisatrio Djiwandono mengakui bahwa Calon Presiden Prabowo Subianto memiliki fokus perhatian yang besar pada isu pangan.

Menurut Budisatrio, meski kesannya sederhana, penyediaan makan untuk masyarakat adala bukti Prabowo paham persoalan strategis yang menentukan hidup mati bangsa.

“Ada benarnya jika disebut mimpi Pak Prabowo adalah bikin perut masyarakat Indonesia kenyang dan berkelanjutan. Ini adalah hak dasar dan masalah hidup mati bangsa. Yang menyatakan isu pangan dan makanan kurang penting dari yang lain mungkin belum menyadari fakta lapangan dan tantangan kedepan.” kata Budisatrio kepada wartawan Minggu (21/1).

Baca Juga: Alhamdulillah! Bagi UMKM Bisa Dapat BLT 700 Ribu, Upload Foto KTP ke Sini Tanpa Cek BPUM Januari 2024 di Eform BRI maupun BNI

Budisatrio Djiwandono yang juga pimpinan Komisi IV DPR RI ini kemudian merunut fakta yang dimaksud.

Dia menyebut hari ini telah terjadi ketimpangan yang besar dari pertumbuhan jumlah penduduk dengan lahan pertanian.

Baca Juga: Bantuan Uang BLT Rp 200 Ribu Cair Januari 2024, Begini Cara Ambil BPNT di Kantor Pos, BNI, BRI, Mandiri

“Penduduk kita bertambah 3 juta orang setiap tahun, sekitar 5  bayi per menit. Tahun 2045 diprediksi (penduduk) kita sudah 324 juta jiwa. Sementara di sisi lain, lahan pertanian kita terus berkurang 100.000 hektar setiap tahun. Pak Prabowo menyadari hal ini, bahwa kita sangat rentan kelaparan.” jelasnya.

Bagi Prabowo Subianto, lanjut Budisatrio, masalah tersebut tidak bisa diselesaikan dengan mengandalkan impor bahan pangan. Belajar dari Pandemi dan situasi dunia, hal tersebut sangat beresiko.

Baca Juga: PIP Kemdikbud SMA SMP hingga SD 2024 Dapat Berapa? Cek Update Penerima Lewat HP Pakai NIK NISN di Link Resminya

“Untuk pangan, Indonesia harus swasembada. Jika mengandalkan impor, kedaulatan kita jadi taruhannya. Bayangkan jika pasokan dari luar terhenti, Indonesia terjadi bencana kelaparan. Kita rentan, karena menggantungkan perut kita ke negara lain.” jelasnya.

“Bahkan andai impor lancar sekalipun, tetap ada masalah. Produk pangan lokal kita bisa gagal bersaing di pasar, sehingga kesejahteraan petani kita yang menjadi korban.” lanjut Budisatrio.

Baca Juga: BSU Kemnaker 2024 Kapan Cair? Informasi Lengkapnya Input NIK KTP di Laman Online Tanpa BPJS Ketenagakerjaan Dapat BLT Rp 4,2 juta

Presiden Jokowi dan Capres Prabowo Subianto, menurut Budisatrio sudah pula memahami hal itu.

Program Food Estate disiapkan menjadi solusi jangka panjang ketahanan pangan nasional.

Halaman:

Tags

Terkini