pemerintah

Penegasan Presiden Prabowo Tentang Sinergi Program Kerja dan Hilirisasi Komoditas Dalam Negeri

Kamis, 24 Oktober 2024 | 21:06 WIB
Presiden berikan instruksi saat sidang kabinet (Setneg)

KLIK SAJA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya program kerja yang signifikan, terukur, dan saling bersinergi antara kementerian/lembaga, sesuai dengan arah kebijakan yang disampaikan pada pidato pelantikannya di depan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Negara saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna perdana di Ruang Sidang Kabinet, Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2024.

“Saya kira dalam waktu dekat saudara-saudara akan segera menyiapkan program kerja saudara masing-masing. Saya beri kesempatan segera, dan sewaktu-waktu terus saya akan panggil koordinasi,” ujar Presiden Prabowo.

Baca Juga: Alasan Dibalik Para Menteri dan Wamen ‘Digembleng’ di Akmil Magelang Sebelum Jalankan Tugas

Dilansir dari laman web Sekretariat Negara, Presiden juga menyoroti pentingnya swasembada pangan dan energi di tengah situasi global yang tidak menentu.

Disamping itu, Presiden juga menginstruksikan kementerian terkait untuk segera merumuskan program hilirisasi 26 komoditas utama yang harus dikejar dalam waktu dekat.

“26 komoditas proyek-proyek yang vital dalam 26 komoditas tersebut yang harus dihilirisasi segera dirumuskan, bikin daftar, dan kita segera untuk mencari dana sehingga kita bisa mulai hilirisasi dengan waktu yang sesingkat-singkatnya,” ujar Presiden.

Selain bidang pangan dan energi, Presiden Prabowo juga menegaskan pentingnya program makan bergizi bagi anak-anak dan ibu hamil, untuk segera diimplementasikan.

Program ini, menurut Presiden, merupakan langkah strategis yang krusial bagi kebangkitan bangsa Indonesia, utamanya dalam perbaikan gizi.

Baca Juga: Presiden Prabowo Resmi Pimpin Sidang Kabinet Paripurna Perdana: Tegaskan Pentingnya Persatuan Nasional dan Kedaulatan Bangsa

“Makan bergizi untuk anak-anak dan ibu hamil adalah strategis. Yang tidak mendukung hal ini silakan keluar dari pemerintahan yang saya pimpin,” jelas Presiden.

Pendidikan dan kesehatan juga menjadi perhatian utama Presiden Prabowo dalam sidang tersebut.

Hal tersebut dikarenakan merupakan aspek fundamental dalam suatu negara saat membangun sumber daya manusianya.

Beliau menegaskan pentingnya penggunaan teknologi untuk mempercepat akses pendidikan serta melanjutkan reformasi kesehatan guna mengatasi kekurangan tenaga medis.

Halaman:

Tags

Terkini